Sei sulla pagina 1di 17

EBN (evidence

based nursing)
Kep. Komunitas
Ns. Ari Rahmat Aziz, M. Kep
Evidence-based Nursing
 An integration of the best evidence available, nursing
expertise, and the values and preferences of the individuals,
families, and communities who are served.
 External evidence: research and other evidence.
 Internal evidence: Nurse clinical experiences and client’s
preferences.
 suatu proses pengambilan keputusan klinik oleh perawat
dengan memanfaatkan hasil-hasil riset (bukti empiris) yang
terbaik, keahlian klinis, keinginan dan pilihan pasien serta
dengan mempertimbangkan sumber daya yang dimiliki
Type of Evidence
Urutan hasil riset yg dijadikan evidence mulai dari
yg terbaik:
1. Double blind randomized controlled trial (RCT).
2. Other RCTs
3. Nonrandomized clinical trials
4. Quasi-experimental studies
5. Case control report
6. Qualitative studies.
7. Expert opinion (Russell – Babin, 2009)
Con’t Expert Opinion
1. Non research- based published articles
2. Professional guidelines
3. National guidelines
4. Organizational opinions
5. Panel of experts
6. The Nurse clinical expertise
EBP in Community Nursing
 Scientific literature found in systematic reviews
 Scientific literature used or quoted in one or more journal
articles
 Public health surveillance data
 Program evaluations
 Qualitative data obtained from community members and
other stakeholders.
 Media and marketing data, such as the results of media
campaign to reduce smoking, word of mouth, and personal
or professional experience (Brownson, Fielding, And
Maylahn, 2009)
Faktor yg mempengaruhi Pelaksanaan
EBP
1. Knowledge of research and current evidence
2. Ability to interpret the meaning of the evidence
3. Individual professional's characteristics, such as
willingness to change.
4. Commitment of the time needed to implement EBP
5. The hierarchy of the practice environment and the
level of support of managers and and the ability to
engage in autonomous practice.
6. etc
Step in evidence- based Practice
Process
Melnyk and fineout-ovelholt (2010) described the following seven
step EBP process:
1. Cultivating a spirit in inquiry
2. Asking clinical questions
3. Searching for the best evidence
4. Critically appraising the evidence
5. Integrating the evidence with clinical expertise and client
preferences and value
6. Evaluating the outcome of the practice decisions or changes based
on evidence
7. Disseminating EBP results
Step 0
 Involves a curiosity about the intervention that are
being applied. Example: apakah kunjungan rumah
(home visite) terhadap ibu baru dan bayi lebih
efektif meningkatkan kesehatan bayi?
 Dapat menggunakan “PICO”
PICO
Component of PICO:
 The need to define the p (population) of interest
 The I (intervention) or practice strategy in question
 The Population or intervention to be used for C (comparison)
 The (O) outcome desired
 The T (time) frame

Example:
P : Ibu baru melahirkan/ ibu hamil
I : Diskusi kelompok ibu hamil
C: Penyuluhan, Kemitraan, etc
O: Angka Kunjungan ke Faskes meningkat
T : 2 minggu

Pertanyaannya/ inquiry:
apakah intervensi dengan diskusi klp ibu hamil selama 2 minggu efektif meningkatkan kunjungan ibu
hamil ke Fasyankes?

Keyword yg mungkin: diskusi kelompok, ibu hamil, meningkatkan kunjungan dll.


Step Two
 Searching for the best evidence to answer the
question.
 Fokus pada search key : example : postpartum
care, parenting classes etc.
 Evidence dapat berasal dari sumber elektronik
maupun non elektronik
Website yg bisa dikunjungi
Keyword menggunakan bahasa inggris
 The evidence-based practice for public health project
(http://library.umassmed.edu/ebpph/)
 The agency for healthcare quality and research
 The national guideline clearinghouse
 Pubmed
 Proquest
 The evidence-based nursing journal
 Cumulative index to nursing and allied health (CINAHL)
 Cochrane collaboration (www.cochrane.org)
Website evidence
Keyword bahasa Indonesia:
 Google schoolar
 Perpustakaan nasional
 Jurnal nasional seperti: jurnal keperawatan
indonesia, jurnal keperawatan padjdjaran dll.
Step three
 Menilai / appraisal artikel yg telah ditemukan.
 Yang dilihat: validitas penelitian, penting, dan apakah hasil dari
artikel akan membantu perawat menyediakan kualitas perawatan
bagi klien.
 Cth: Validitas (ukuran sampelnya dalam maslaah tersebut, apakah
sesuai dengan komunitas yg dihadapi).
 Apakah ada intervensi didalam literatur tersebut.
 Apakah intervensi tersebut dapat diaplikasikan pada
komunitasmisal kom. Miskin dll
 Apakah intervensi tersebut merupakan intervensi terbaik.
Step four
 Mempertimbangkan atau mengintegrasikan
tindakan dengan keahlian klinis dan nilai klien.
 Standar instirusi dan pedoman praktek, biaya
layanan, dukungan lingkungan untuk menerapkan
evidence dan segala faktor yang berpengaruh
dipertimbangkan pada tahap ini.
Step Five
 Evaluasi terhadap hasil praktek baru yang
diterapkan dalam menjawab langkah 4.
 Tujuan dalam evaluasi adalah perubahan positif
dalam peningkatan pelayanan dan hasil akhir
layanan.
 Cth: layanankelas ibu hamil VS kunjungan rumah
untuk ibu dan bayi. Hasil evidence terbaru
menunjukkan peningkatan kesehatan ibu dan bayi
dengan kunjungan rumah
Step six
 Menyebarluaskan hasil yang didapatkan dengan
orang lain. Organisasi profesi dan lain lain.
TERIMA KASIH