Sei sulla pagina 1di 21

AVULSI LABIALIS SUPERIOR

Indra Dika Pratama


SUPERVISOR
dr. Saktrio D. Subarno, Sp.BP-RE

KEPANITRAAN KLINIK ILMU BEDAH


DIVISI BEDAH PLASTIK REKONSTRUKSI
DAN ESTETIKA
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS
HALU OLEO
2019
IDENTITY

Name : Ch. NJ
Age : 6 years old
Sex : Male
Address :Abelli- Kendari
Admission : Mei, 8th 2019
Doctor in charge : dr. Saktrio D Subarno, Sp. BP-RE
History Taking
Chief complain :
Pain at the mouth
Anamnesis :
 Since ±2 minutes ago before admitted to Hospital due to traffic accident
Mechanism of trauma :
the patient was playing on the side of the road, when he heard the sound of firecrackers the
patient ran across the street, and passed and hit the patient's body so that he fell and the
patient's lips were exposed to the iron plate of the motor

There was not history unconsciousness.


There was not history of nausea and vomiting.
There was not history of bleeding from nose, mouth and ears
There was history of alcohol consumption
There was previous medication in RS Aliya
Primary survey ( 19.00 WITA)
A Clear , servical spine control

RR 26/min regular, spontaneous B


thoracoabdominal type, symetris

C
Pulse = 108x/min, regular, strong, CRT <2 second

D
GCS 15 (E4M6V5), pupil isocord ø : 2,5 mm/2,5mm, light reflex +/+

E
T = 37.20 C (axillary)
SECONDARY SURVEY

 Compos mentis
 moderate illness
 Normal nutritional status

GENERAL
STATE
Secondary Survey

 Head : Within normal limit


 Face : Localized state
 Chest : Within normal limit
 Abdomen : Within normal limit
 Upper extremity : Within normal limit
 Lower extremity : Localized state
STATUS
PRESENT
Localized State

Face:
Inspection : Deformity (-), hematoma (-), swelling (-), wound (+): Vulnus laceratum at regio labialis superior
with size 8 x 0,5 cm post hecting
Palpation : tenderness (+)
STEP OFF
rima orbitalis superior (-) Malocculis (-)
rima orbitalis inferior (-) Avulsion (-)
frontonasalis (-) Visus: 6/6
frontozygomaticum (-) Diplopia: -
Unstable os maxilla (-)
Unstable os mandibula (-)
Clinical Finding
Plan of Diagnostic

 Complete Blood Count


Diagnosis

Avulsi labialis superior


NON PHARMACOLOGY PHARMACOLOGY

 WOUND CARE  IVFD


 REST  ANALGETIC
 ANTIBIOTIC
 H2RA

CONSULT PLASTIC SURGERY


TINJAUAN PUSTAKA

Mukosa rongga mulut adalah jaringan yang melapisi


rongga mulut, terdiri dari dua bagian yaitu epitel dan
lamina propia. Lamina propia mengandung serabut
kolagen, serabut elastik, retikulin, dan jaringan
penghubung. Lapisan di bawah lamina propia adalah
lapisan submu-kosa, yang merupakan jaringan ikat kendor
yang mengandung lemak, pembuluh darah, limfe, dan
saraf
 Trauma oromaksilofasial berhubungan dengan
cedera pada wajah atau rahang yang disebabkan oleh
kekuatan sik, benda asing atau luka bakar, termasuk
cedera pada salah satu struktur tulang, kulit dan jaringan
lunak pada wajah.
 Setiap bagian dari wajah mungkin dapat terpengaruh, mata
dengan otot-ototnya, saraf dan pembuluh darahnya mungkin
mengalami cedera sehingga dapat menyebabkan gangguan
penglihatan, diplopia, pergeseran posisi dari bola mata dan tulang
rongga mata dapat retak akibat pukulan yang kuat.

 Sementara di rongga mulut dapat menyebabkan gigi


geligi goyang atau terlepas, kerusakan jaringan lunak
seperti edema, kontusio, abrasi, laserasi dan avulsi.
Proses penyembuhan luka

Ketika jaringan mengalami kerusakan karena luka, maka


akan terjadi suatu proses penyembuhan luka. Proses
penyembuhan luka terjadi melalui tiga fase, yaitu fase
inflamasi, fase proliferasi, dan fase remodeling. Proses
penyembuhan luka akan dimulai segera setelah
terjadinya kerusakan, akan tetapi mekanisme dan
kecepatan yang pada akhirnya akan memperbaiki
jaringan yang rusak bergantung pada tipe luka.
Pada Pasien Trauma tetap melakukan

primary survey
 A:Clear dengan C-spine control,
 B: Bentuk dan gerak dada simetris
 C: Tekanan darah
 D:GCS
 E: Temperatur.

Secondary Survey: Status generalisata, status lokalisata.


Perawatan luka

 Pembersihan luka dilakukan dengan


menggunakan NaCl 0,9%
 Laserasi intraoral dijahit menggunakan silk
4.0 dan pada luka laserasi ekstraoral dijahit
menggunakannilon 6.0 dengan
menggunakan anestesi lokal.
sumber

1. Putz, R dan Pabst, R. 2002. Atlas Anatomi Manusia Sobotta, Edisi 1. Jakarta : EGC
2. Sugiaman, V.K. 2011. Peningkatan Penyembuhan Luka di Mukosa Oral Melalui Pemberian Aloe Vera
(Linn.) Secara Topikal . Vol. 11.
3. Santoso, D. dkk. 2013. Pengaruh Pemakaian Breket Terhadap Maturasi Sel Epitel Mukosa Bukal Pada
Pasien Anak Periodegigi Bercampur. Vol.4.
4. Sastrawan, A.D. dkk. 2017. Penatalaksanaan emergensi pada trauma oromaksilofasial disertai fraktur basis
kranii anterior. Vol.3.
5. Purnama, H. dkk. Review Sistematik: Proses Penyembuhan Dan Perawatan Luka. Vol.15.
Thank You

BAGIAN ILMU BEDAH