Sei sulla pagina 1di 28

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya

Fakultas Teknologi Kelautan Jurusan Teknik Sistem Perkapalan

Modul 2 Pengertian pasar maritim dan realisasi perencanaan

Saut Gurning

Sesi 2: Pengertian dasar pasar maritim dan realisasi perencanaan

Tujuan Materi Perkuliahan

§ Perdagangan absolut , komparatif , kompetitif

§ Memahami konsep pasar maritim

§ Mengerti konsep permintaan dan suplai

§ Memahami proses umum perencanaan kapal

§ Memahami konsep kelayakan awal

§ Memahami faktor- faktor yang mempengaruhi

§ Studi kasus 1, 2 dan 3

Pasar Maritim

Kargo dan penumpang

• Kapal (baru dan bekas)

• Biaya angkut (Freight costs)

• Sewa kapal (charter)

• Galangan (newbuilding/repair)

• Awak kapal

• Demolisi kapal (Scrapping)

• Pasar trafik dan kargo di pelabuhan

• Bunkering kapal

• Asuransi dan keuangan kapal

Maritime market (Stopford 2007)

Maritime market (Stopford 2007)

DEMAND OF GLOBAL SEABORNE

MAJOR BULKS (1150 MT) DRY CARGO -IRON CORE (480 MT) -GRAIN (200 MT) -BAUXITE /
MAJOR BULKS
(1150 MT)
DRY CARGO
-IRON CORE (480 MT)
-GRAIN (200 MT)
-BAUXITE / ALUM (50 MT)
-PHOSPHATE (30 MT)
-COAL (450 MT)
(2780 MT)
WORLD SEA
BORNE TRADE
(4950) MT
OTHER DRY (1620
MT)
OTHER BULKS
(790 MT)
LIQUID BULK
GENERAL CARGO
(830 MT)
(2170 MT)
CRUDE OIL
(1630 MT)
OIL
PRODUCTS
(540 MT)

PENDORONG PERDAGANGAN

TIPE INTERAKSI

SIFAT

TIPE

VOLUME/

FREKUENSI

KARGO

NILAI

Absolut

Kelebihan

Barang

Vol besar/

Tramper/

alamiah

Mentah

Val rendah

Chartering

 

Kuantitas,

     

Komparatif

Harga,

Fasilitas

General

Cargo

Vol besar/

Val rendah

Tramper &

Liner

     

Vol

 

Kompetitif

Keunggulan

Komersial

Kontainer

rendah/Val

besar

Liner & Jasa Logistik/SCM

Disruptif

Inovasi & proses bisnis baru

Kontainer & jasa SCM

Vol rendah/Val tinggi & var Jasa

Small parcel, Liner, points to points

Design of routes of achieving these goals:

A certain commodities of origin and destination

Commodities are existed and due to trade patterns among points

The consignments are fit with the type of ship

The volume of commodities tend to have a balance volume / portion

In the long-run, the volumes keep in growing due to economic factors

Specific considerations on technical matters of the selected route/routes such as draught, wave level, climate, current, navigational channel and other related factor

Types of consignment:

Bulk (dry and liquid)

ü Bulker

ü Tanker

General cargoes

ü Various packaging (bale, plastics, drum, crate, coils,

and others)

ü Having density tends to size, weight or volume

ü Easy to damage/failure

Break-bulk (over dimensions and load/volume such as project cargoes, logs and other machinery equipment)

Cars, motor-cycle, trucks and other type of vehicle

Animals & horticultures

Passengers for cruise or passenger ship/vessel

CONTOH KASUS 1

Pertumbuhan energi Indonesia secara rata-rata sekitar 12,5% per tahunnya. Sementara Inpres 5 tahun 2006 pemerintah ingin melakukan konversi energi dari minyak kepada energi yang lain contohnya batubara. Rencananya pemerintah ingin menyediakan sejumlah fasilitas PLTU dengan kapasitas 10.000 MW untuk dapat mengantisipasi kebutuhan energi hingga tahun 2020.

CONTOH

DEMAND/PERMINTAAN

Saat ini dengan kapasitas PLTU yang ada dengan besaran sekitar 15.000 MW, besaran permintaan batubara sekitar 35 juta ton per tahun secara kontinu. Dengan sumber batubara berada di wilayah Kalimantan Timur (Samarinda) dan Kalimantan Selatan (Kotabaru); dan dengan pembeli berada di wilayah Pulau Jawa, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara. Diperkirakan dengan penambahan 10.000 MW maka pertambahan pasar batubara berada kisaran 50.000-60.000 ton tambahan yang dibutuhkan per harinya atau 18-21 juta ton/tahun.

CONTOH SUPLAI

Secara eksis bentuk perdagangan antar pembeli dan penjual batu bara dapat digambarkan sebagai berikut:

Stock -Pile Stock -Pile Pembeli Pembeli Tambang Tambang Coal Carrier Coal Carrier Stock-Pile Stock-Pile Tongkang
Stock -Pile
Stock -Pile
Pembeli
Pembeli
Tambang
Tambang
Coal Carrier
Coal Carrier
Stock-Pile
Stock-Pile
Tongkang
Tongkang
Pembangkit
Pembangkit
Tongkang Kecil
Tongkang Kecil
4,5-7,5
4,5-7,5
Listrik
Listrik
USD/ton
USD/ton
Angkut
Angkut
Survey
Survey
2-3
2-3
USD/ton
USD/ton
3
3
USD/ton
USD/ton
2 USD/ton
2 USD/ton
27-30 USD/ton
27-30 USD/ton
33-38 USD/ton
33-38 USD/ton
40-46 USD/ton
40-46 USD/ton
21-26 USD/ton
21-26 USD/ton
27-30 USD/ton 27-30 USD/ton 33-38 USD/ton 33-38 USD/ton 40-46 USD/ton 40-46 USD/ton 21-26 USD/ton 21-26 USD/ton

KONDISI SUPLAI

Saat ini di Indonesia terdapat 15 kapal batubara (coal-carrier) tipe handy-max kapasitas 30.000 ton dan 10 tipe Panamax dengan kapasitas 40.000 ton. Sementara jumlah kapal tongkang jumlahnya sekitar 917 unit kapal dengan kapasitas 130-140 juta ton per tahunnya. Pola kontrak bentuknya sekitar enam bulanan dengan kapasitas kontrak rata-rata sekitar 300.000 ton dengan sekitar tipe logistik Tongkang dan Coal-Carrier.

KONDISI SUPLAI:

OPERASIONAL

Secara biaya, nilai sewa (time-charter) kapal tipe Coal-Carrier Panamax sekitar 30.000 USD per hari sedangkan kapal tongkang sekitar 800 -1.000 USD per harinya. Kecepatan tongkang eksis untuk kapasitas 300 ft rata-rata sekitar 4-6 knots, sedangkan untuk Coal- Carrier sekitar 10-11 knots. Jarak tempuh antara Kalimantan-Jawa sekitar 200-300 nautical mile. Dengan lama bongkar-muat sekitar 3000-5000 ton per Jam.

PERTIMBANGAN

SUPLAI-DEMAND

Bagaimana

pertimbangan

Supply-Demand

armada batubara domestik dengan skenario:

1.Mengikuti pola logistik yang ada 2.Merekomendasikan formasi tongkang batu bara nasional 3.Berapa jumlah, tipe, kecepatan, dan pola dan pola jasa yang bisa direkomendasikan

DEMAND

• VARIABLE : CARGO , KAPAL, PENUMPANG

• FLUKTUASI + EVOLUSI

• PENGARUHNYA TERHADAP FREIGHT RATES DAN SHIPYARD TARIFFS

• ANTISIPASI JANGKA PENDEK PANJANG

FAKTOR – FAKTOR YANG BERPENGARUH

EKONOMI

PERKEMBANGAN GDP / GRDP

– PERDAGANGAN (VOLUME, VALUE, ROUTE)

– KEBIJAKAN EKONOMI (EXCHANGE RATE, INTEREST RATE, TAX)

– STRUKTUR EKONOMI (VALUE

– CARGO DEMAND / SUPPLY SIDE (CARGO MAPPING)

– LIBERAL TRADE POLICY

, VOLUME

)

FAKTOR POLITIK

– PEPERANGAN (DEMAND

– ALIANSI POLITIK (MEC, ASEAN, APEC)

– PREPERENSI TERHADAP NEGARA TERTENTU.

)

» NATURAL

» KONDISI CUACA (WEATHER)

» LINGKUNGAN ALAM

» CLIMATE CHANGES

FAKTOR TEKNOLOGI

• TEKNOLOGI TRANSPORTASI

• TEKNOLOGI TELEKOMUNIKASI

• LAND BRIDGE

• CHANNEL / TUNNEL

SISI PENYEDIAAN (SUPPLY)

ü BERAPA JUMLAH KAPAL YANG DIBUTUHKAN?

ü KAPASITAS ANGKUT (CARRYING CAPACITY) ? ü SPEED ? ü RESPONSE TO PORT FACILITY

ü RESPONSE TO

SERVICES ? (KAPAL

DAN PENUMPANG)

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SUPLAI

A. TIPE KAPAL à CARGO TYPES / PACKAGING

SUPLAI A. TIPE KAPAL à CARGO TYPES / PACKAGING B. SIZE (UKURAN) : GT > NUMBER

B. SIZE (UKURAN) : GT

> NUMBER OF SHIP

/ PACKAGING B. SIZE (UKURAN) : GT > NUMBER OF SHIP C. SAILING SPEED à SPEED
/ PACKAGING B. SIZE (UKURAN) : GT > NUMBER OF SHIP C. SAILING SPEED à SPEED

C. SAILING SPEED à SPEED ,

SFOC

GT > NUMBER OF SHIP C. SAILING SPEED à SPEED , SFOC , SFOC= a .

,

SFOC= a . V S

3

D. TIME IN PORT à LOADING, DISCHARGING

* TURN AROUND TIME,

* CARGO HANDLING,

* FACILITIES + SERVICES

* TRANSIT / TRANSHIPMENT TIME

* TRADE FACILITATING TIME (CUSTOMS, BANKS, ETC)

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SUPLAI

E. RATIO OPERASI / PERAWATAN (O/P)

* KAPAL TUA OPERASINYA RENDAH, PERAWATANNYA TINGGI)

* KAPAL MUDA OPERASINYA TINGGI, PERWATANNYA RENDAH)

* O/P MENURUN SEIRING DENGAN CARRYING CAPACITY.

F. LOADING FACTOR (SPACE UTILIZATION)

* FULL/ PARTIAL LOAD AKIBAT POLA PEMASARAN

* RETURN VOYAGE (TANKER / BULK à BALLAST VOYAGE)

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SUPLAI

G. REGULATION

v

KESELAMATAN DAN KEAMANAN

v

ASAS CABOTAGE

v

PERSAINGAN YANG RASIONAL

v

KEBIJAKAN DAERAH

H. MACRO-ECONOMICS FACTORS

* TINGKAT INFLASI

* KEBIJAKAN FISKAL

* APLIKASI PERBANKAN DAN ASURANSI

Permintaan dan Suplai Transportasi Laut

Permintaan dan Suplai Transportasi Laut Formulasi Konsep Kajian Desain Preliminary PROSES UMUM DESAIN KAPAL Karakteristik
Formulasi Konsep Kajian Desain Preliminary
Formulasi Konsep
Kajian Desain Preliminary

PROSES UMUM DESAIN KAPAL

Konsep Kajian Desain Preliminary PROSES UMUM DESAIN KAPAL Karakteristik rute dan kargo Desain Teknis Estimasi Biaya

Karakteristik rute dan kargo

Desain Teknis Estimasi Biaya Evaluasi ekonomik berbagai alternatif Seleksi desain akhir Desain detail teknis
Desain Teknis
Estimasi Biaya
Evaluasi ekonomik berbagai alternatif
Seleksi desain akhir
Desain detail teknis

Diskusi dengan pemilik kapal

Diskusi dengan galangan kapal

Rancangan Umum

Prosedur desain dengan komputer Prosedur penentuan konstruksi Seleksi bentuk lambung Susunan Automasi/Listrik/
Prosedur desain dengan komputer
Prosedur penentuan
konstruksi
Seleksi bentuk
lambung
Susunan
Automasi/Listrik/
Permesinan
Perpipaan
lambung Susunan Automasi/Listrik/ Permesinan Perpipaan Sistem propulsi Bank Data Sub-Kontraktor Data Cek Kalkulasi

Sistem

propulsi

Bank Data Sub-Kontraktor Data
Bank Data
Sub-Kontraktor Data
Cek Kalkulasi
Cek Kalkulasi
Desain Galangan Desain Produksi
Desain Galangan
Desain Produksi
Estimasi Biaya
Estimasi Biaya

Hidrostatik, trim dan stabilitas, freeboard, kapasitas, powering, kekuatan memanjang, kekuatan lokal, vibrasi, olah gerak kapal, manoeuvring

Persetujuan badan klas

TRADE-OFF TINGKAT KESEIMBANGAN PENYEDIAAN JASA MARITIM MACRO REG/ ECONOMIC PRACT SHIPS SIZE / TYPE TIME
TRADE-OFF TINGKAT KESEIMBANGAN
PENYEDIAAN JASA MARITIM
MACRO
REG/
ECONOMIC
PRACT
SHIPS SIZE /
TYPE
TIME
IN
+
-
PORT
Diharapkan
SHIPS SPEED
Dihindari
SHIPS
AGE
LOADING
SHIP CARRYING
CAPACITY
FACTOR

KONDISI PASAR MARITIM

• SEIMBANG / SEHAT, D = S

• JENUH, D < S atau D jauh kecil dari S • PASAR MENARIK, D >> S

PERSAMAAN

I. PERSAMAAN UMUM

DD = f CT AH

t

(

t

,

t

)

……………………………

P(1)

SS = f MF P

t

(

t

,

t

dimana;

)

……………………………

P(2)

DD

= permintaan transportasi perdagangan lewat laut (ton.mil)

CT

= tonase kargo yang dipindahkan dalam satu periode waktu (ton)

AH

= rata-rata jarak tempuh kargo (mil)

SS

= suplai transportasi perdagangan lewat laut (cargo ton.mil)

P

= produktivitas kapal (ton.mil cargo/dwt/tahun)

MF

= armada kapal niaga (dwt)

T

= tahun

II. PERSAMAAN PERMINTAAN ( DEMAND )

f ( E , EC , IC , NC , LC , etc )

CT

tk

CT

t

P(3)

…………………. P(4)

=

=

t

……………………………

å

k

( CT

tk

) ……………………………

DD = CT * AH

tk

tk

tk

……………………………………………. P(5)

DD

A

tkm

tm

=

å

k

DD

( A

=

tkm

DD

tk

tkm

* DD

tk

) ………………………………………. P(6)

………………………….………………………

P(7)

PERSAMAAN

III.

PERSAMAAN PENAWARAN ( =

MF

m

AMF

SS

tm

tm

=

MF

=

(

t

-1)

m

tm

MF

+

-

D

tm

L

tm

AMF

tm

* P

tm

-

S

tm

SUPPLY ) ………………………….…………

………………………………

…………

………………………….…………………

SS

tm

(

FR

tm )

dimana;

=

DD

tm

(

FR

tm

) …………………….………………………

P(8)

P(9)

P(10)

P(11)

E

= indikator dari aktivitas ekonomi

 

EC

= proporsi kargo yang diekspor

IC

= proporsi kargo yang diimpor

NC

= pr oporsi kargo yang ditransportasikan secara nasional

 

LC

= proporsi kargo lokal

A

= market share

dari suatu tipe kapal tertentu (persentasi)

 

D

= tersedianya kapal niaga per tahun (m.dwt)

S

= banyaknya kapal yang

scrapped

(dibesi -tuakan) per ta

hun

P

= produktivitas kapal (ton.mil/dwt/tahun)

 

AMF

= armada kapal niaga yang aktif (m.dwt)

 

L

= tonase yang tidak aktif (

laid -up )

FR

= freight rate

m

= tipe kapal (misalnya tanker, kontainer, dan lain

-lain)

 

k

=komoditi (misalnya minya

k, batubara, dan lain

-lain)

MODEL SUPPLY/ DEMAND ARMADA TANKER

   

Tanker demand

 

Tanker Fleet

 

Crude and products trade

   

Tanker

   

Less

 
     

Less

Oil

fleet

Active

     

Total

Trade

Av.

Transport

combined

tanker

productivity

Tanker

La id

stor-

In

Tanker

Volume

Haul

required

carriers

demand

tm dwt

Fleet

up

age

grain

fleet

Tahun

mt

miles

btm

btm

Btm

per annum

m.dwt

m.dwt

m.dwt

m.dwt

m.dwt

 

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

1975

582

4,210

2,450

0

2,450

37,348

66

0.7

0

1

67.3

1976

652

4,248

2,770

0

2,770

39,180

71

0.5

0

1.7

72.9

1977

727

4,292

3,120

24

3,096

40,365

77

0.4

0

3.4

80.5

1978

802

4,151

3,329

53

3,276

38,271

86

0.4

0

3.4

89.4

1979

865

4,775

4,130

162

3,968

41,077

97

0.3

0

1.4

98.3

1980

975

5,074

4,947

358

4,589

42,649

108

0.2

0

0.6

108.4

1981

1,080

5,197

5,613

400

5,213

42,660

122

0.2

0

0.7

123.1

1982

1,193

5,438

6,487

465

6,022

43,386

139

0.2

0

0.8

139.8

1983

1,317

5,660

7,454

714

6,740

42,390

159

1.2

0

0.4

160.6

1984

1,446

5,982

8,650

920

7,730

43,525

178

1.4

0

0.7

179.7

1985

1,640

6,230

10,217

1,255

8,962

44,877

200

0.3

0

1.4

201.4

1986

1,625

6,536

10,621

1,084

9,537

40,966

233

0.7

0

0.7

234.2

1987

1,496

6,504

9,730

826

8,904

36,358

245

26.8

0

1.1

272.8

1988

1,670

6,676

11,149

841

10,308

38,766

266

38.5

0

2.2

306.6

1989

1,724

6,614

11,403

912

10,491

35,527

295

30.3

0

1.6

327.2

1990

1,702

6,196

10,546

676

9,870

33,732

293

32.8

4

0.5

329.9

1991

1,776

5,910

10,497

635

9,862

33,844

291

14.8

21

0.4

327.6

1992

1,596

5,789

9,239

404

8,835

28,417

311

7 .9

8

0

326.8

1993

1,437

5,701

8,193

368

7,825

26,136

299

13

11

0

323.4

1994

1,278

4,915

6,282

389

5,893

22,850

258

40.8

12

0

310.7

1995

1,212

4,586

5,558

328

5,230

23,516

222

52.4

15

0

289.8

1996

1,227

4,603

5,648

285

5,363

24,817

216

46

10.5

0

272.6

1997

1,159

4,450

5,157

304

4,853

23,399

207

34.9

9.6

0

251.9

1998

1,263

4,675

5,905

479

5,426

27,460

198

20.8

14.6

0

233

1999

1,265

4,668

5,905

480

5,425

26,361

206

11

11.9

0

228.7

2000

1,367

4,770

6,520

355

6,165

28,280

218

4

10.4

0

232.4

2001

1,460

4 ,984

7,276

316

6,960

30,380

229

2.3

7.9

0

239.3

2002

1,526

5,125

7,821

445

7,376

31,834

232

2.3

12.4

0

246.4

2003

1,573

5,268

8,287

403

7,884

31,958

247

2.2

6.1

0

255

2004

1,648

5,217

8,597

398

8,199

32,783

250

5.8

4.6

0

260.5

2005

1,714

5,345

9,162

431

8,731

34,145

256

4.5

5.3

0

265.5

2006

1,755

5,316

9,329

328

9,001

35,340

255

3.5

3.7

0

261.9

2007

1,808

5,155

9,320

234

9,086

36,013

252

3.1

5.7

0

261.1

KETERANGAN

1 Taksiran

7

(11)-(10)-(9)-(8)

2 (3)/(1)*1000

8

Taksiran

3 Tais iran

9

Taksiran

4 Taksiran

10

Taksiran

5 (5)*(3)-(4)

11

Taksiran