Sei sulla pagina 1di 16

MODUL PHP & MySQL

Membangun Aplikasi Input Data Pasien


dan Antrian Pasien Menggunakan PHP & MySQL
1.1 Langkah - langkah Menjalankan PHP ( Setting Httpd.conf)

Langkah- langkah mengubah konfigurasi di httpd.conf adalah sebagai berikut :

1. Buat sebuah folder baru sebagai tempat penyimpanan data


2. Buka Windows Explorer>Local Disk C >Appserv.

3. Buka Apache>Conf.
4. Pilih Httpd.conf > klik 2x httpd.conf.

5. Klik select a program from a list installed programs> OK.

6. Pilih Notepad.
7. Setelah Notepad terbuka > klik edit, kemudian pilih find (CTRL + F)
8. Ketik documentroot , kemudian klik find next 2x (tekan enter 2x).

9. Ganti "C:/appserv/www" menjadi "D :/namafolder/php. Contoh : documentroot "D :/rini/php..


10. Kemudian klik Find Next 1kali> ganti di <Directory "C:/appserv/www"> menjadi <"D
:/namafolder/php">.
11. Kemudian lansung disimpan, pilih File > Save.
12. Langkah selanjutnya buka windows Start > lalu search apache restrat.
13. Kemudian klik kanan pilih run as administrator(atau bisa langsung klik)maka apache akan
melakukan restrat, tunggu sampai proses restrat selesai.
14. lalu ketik localhost di browser.
1.2 Mengenal Syntax PHP
Jenis Tag Tag Pembuka Tag Penutup
Tag Standar <?php ?>

a. Syntax PHP selalu diakhiri dengan tanda titik koma(;)


b. Perintah echo berfungsi menampilkan data yang ditulis langsung ke browser.
Contoh penulisan kode:
<?php
Echo ”selamat datang di materi php”;
?>
c. Variable adalah tempat penyimpanan data sementara. Variable sangat penting digunakan
karena sebagian besar data - data disimpan didalam variable. Beberapa aturan dalam
menggunakan variable:

1. Dimulai dengan tanda $


2. Karakter pertama harus huruf atau garis bawah (_)
3. Karakter berikutnya boleh huruf, angka, atau garis bawah
4. Tidak boleh menggunakan spasi
5. Bersifat case sensitive (huruf besar dan kecil sangat berpengaruh dalam penulisan variable)

d. Tipe Data Pada Variable


Tipe Data Keterangan
String Tipe data untuk menyatakan karakter (terdiri
dari huruf dan angka)
Integer Tipe data untuk menyatakan angka
Array Komponen variable yang dapat menampung
banyak nilai.
e. Komponen Form
Form merupakan komponen yang berfungsi untuk berinteraksi dengan pengguna web.
Pengguna web dapat melakukan penginputan dan penyimpanan data pada komponen form.

1. Form
Kotak (tabel) dengan garis terputus-putus, berwarna merah berfungsi untuk
menampung seluruh elemen form. Sebelum membuat komponen form yang lain, buat form
terlebih dahulu

2. Text Field
Kotak input yang digunakan untuk memasukkan karakter berupa angka, huruf dan nilai
input lainnya.

3. Text Area
Kotak input yang digunakan untuk memasukkan karakter berupa angka, huruf dan nilai
input lainnya dengan kapasitas atau jumlah data yang lebih banyak dari Text Field. Biasanya
digunakan untuk pengisian alamat.

4. Radio Button
Objek pilihan yang digunakan untuk memilih satu pilihan di antara semua pilihan.
Biasanya digunakan untuk isian jenis kelamin
.
5. List/Menu
Daftar pilihan berupa list yang nantinya digunakan untuk memilih satu pilihan semua
pilihan tersebut.

6. Button
Objek berupa tombol yang digunakan untuk menjalankan (memanggil) proses dari
penggunaan Procedur/Event.
▪ Submit : digunakan untuk memproses data
▪ Reset : digunakan untuk menghapus data inputan
f. Database

Note :

• Tipe data integer biasanya digunakan untuk id, no, atau yang lain yang terdiri dari data
angka.
• Tipe data varchar biasanya digunakan untuk isian form nama, tempat, dll.
• Tipe data Char biasanya digunakan untuk isian form No KTP, NIP, NIK, atau yang lainnya
yang mempunyai penjang data yang tetap.
• Tipe data Text biasanya digunakan untuk form isian alamat.

Untuk bisa mengakses database kita perlu folder Phpmyadmin. Jika menggunakan
Xampp bisa langsung cek ke browser dengan ketik localhost/phpmyadmin dibagian addres bar,
seperti gambar di bawah ini.
Jika menggunakan appserv, maka terlebih dahulu copy folder phpmyadmin yang ada
di C:\AppServ\www, kemudian pste di dalam folder dettingan PHp yang kita gunakan. Kemudian
buja web browser , lalu klik folder phpmyadmin yang da di localhost, maka akan tampil seperti
gambar dibawah ini:

o Username : root
o Password : 123456
Maka akan tampil gambar berikut ini:
1.3 Membangun Aplikasi Input Data Pasien dan Antrian Paseien
a. Membuat Database
Buka Localhost PHPmyadmin, kemudian pada bagian create new database ketik anmaa
database yang akan dibuat. Disini kita membuat database dengan nama db_rs , kemudian klik
create.

Setelah itu tabel yang pertama kita buat adalah tabel dokter. Tabel ini digunakan untuk
mengambil data dokter dan poli. Berikut rincian tabel nya.
• Pada bagian Name buat nama tabelnya,
• pada bagian number of field buat julmah field yang akan digunakan.
• Kemudian klik Go

Maka akan tampil seperti gambar di bawah ini:


Kemudian pada
• Pada bagian Field, isi keterangan nya
• Pada bagian Type, isi dengan type data yang akan digunakan
• Pada bagian Length/Value isi panjang karakter yang akan dipakai
• Untuk id atau no urut maka pada bagian extra dibuat auto_increment dan primary key
pada bagian action.
Note :
1. Auto_increment → digunakan untuk membuat penomoron otomatis berurut pada
database
2. Primary Key → digunakan untuk menentukan kriteria utama dari tabel yang dibuat
Jika semua data telah terisi maka klik Save/simpan.

Kemudian klik lagi db_rs untuk membuat tabel pasien. Lakukang langkah seperti sebelumnya
dengan rincian tabel sebagai berikut:
Tabel pasien
Field Type Length/Value Extra Action
id Int 3 Auto_increment Primary key
nama Varchar 100
jk Varchar 25
umur Int 2
telp varchar 13
alamat Text -
dokter Varchar 100
poli Varchar 100
tgl date -

Tabel tb_antrian
Field Type Length/Value Extra Action
Tanggal date - - -
antrian int 3 - -

b. Membuat File Koneksi


File koneksi digunakan untuk menghubungkan file php yang dibuat dengan database
phpmyadmin.
Syntax koneksi:
<?php
$koneksi=mysql_connect("localhost","root","123456")
or die ("koneksi gagal");
$cek_db=mysql_select_db("db_rs") or die ("tidak berhasil");
?>
Keterangan :
• Mysql_connect : digunakan untuk koneksi ke database
- Localhost sebagai hostname
- Root sebagai username
- 123456 sebagai password
• Mysql_select_db : untuk memilih database yang akan digunakan
c. Membuat Form
Contoh kali ini kita membuat form input data dokter dan poli. Berikut hasil pembuatan
form di adobe dreamweaver CS6

Setelah selesai membuat form dokter, selanjutnya kita membuat proses inpit dokter. Berikut
kode proses input dokternya :
<?php
include("koneksi.php");

$nama =$_POST['nama'];
$jk =$_POST['jk'];

$perintah ="INSERT INTO dokter (dokter,poli)


VALUES ('$dokter','$poli')";

$sql = mysql_query($perintah);

if ($sql)
{echo " <script> alert ('Data Dokter $nama BERHASIL Di Input');
document.location='tampil_dokter.php'</script>";}
else
{echo " <script> alert ('Data Pasien $nama GAGAL di Input');
document.location='index.php'</script>";
}

?>

Keterangan kode:
• Include : digunakan untuk menyisipkan file koneksi.
• Koneksi.php : nama file koneksi yang telah dibuat sebelumnya. Pada bagian ini,
sesuaikan dengan nama file yang telah anda buat tadi.
$nama =$_POST['nama'];
• $jk =$_POST['jk'] , : merupakan deklarasi pemanggilan variabel
• $perintah ="INSERT INTO dokter (dokter,poli)
VALUES ('$dokter','$poli')"; : merupakan perintah untuk menyisipkan data kedalam
tabel dokter . (nama tabel, urutan nama fiel, harus sesuai dengan yang ada pada
database)
• $sql = mysql_query($perintah); : mengecek apakah kodde sudah benar
• Kode terakhir merupakan pesan yang tampil di browser jika data tersimpan ke dalam
tabel atau tidak
Hubungkan halaman form input data dan halaman proses data dengan cara klik garis
merah putus-putus kemudian pada bagian action browse dan hubungkan ke file proses
yang telah dibuat tadi.

Untuk menampilkan data kita buat terlebih dahulu tabel dihalaman tampil, seperti
gambar dibawah ini:

Kemudian buka bagian kode, diantara ko <tr> dan </tr>dan sisipkan kode berikut ini:
<?php
include"koneksi.php";
$perintah="select * from dokter order by id";
$cek=mysql_query($perintah);
$no= 1;
while($baris=mysql_fetch_array($cek)){
?>
<tr>
<td><? echo $no++ ?></td>
<td><? echo $baris[dokter] ?></td>
<td><? echo $baris[poli] ?></td>
<td><a href="form_edit_dokter.php?id=<? echo $baris[id] ?>">Edit</a></td>
</tr>
<? } ?>
</table>
Keterangan kode:
• Include : digunakan untuk menyisipkan file koneksi.
• Koneksi.php : nama file koneksi yang telah dibuat sebelumnya. Pada bagian ini,
sesuaikan dengan nama file yang telah anda buat tadi.
• $perintah="select * from dokter order by id"; = untuk menampilkan data dari tabel
dokter
• Order by = untuk mengurutkan data
• $no= 1; = untuk menampilkan data pada bagian no mulai dari 1
• while($baris=mysql_fetch_array($cek)){ = memanggil data
<tr>
<td><? echo $no++ ?></td>
<td><? echo $baris[dokter] ?></td>
<td><? echo $baris[poli] ?></td>
<td><a href="form_edit_dokter.php?id=<? echo $baris[id] ?>">Edit</a></td> = untuk
menampilkan/memanggil data yang ada pada tabel.

Lakukan langkah yang sama untuk membuat form input data pasien dan tampil data pasien.

d. Membuat Tabel Ambil no antrian


Setelah buat tabel dibagian desain, kemudian buka bagian sisipkan kode berikut ini di
atas syntax <table>

<?php
include "koneksi.php";
$perintah="SELECT * FROM pasien order by id DESC LIMIT 1";
$cek=mysql_query($perintah);
$baris=mysql_fetch_array($cek);
?>
Keterangan kode :

• DESC → untuk mengurutkan data dari yang terbesar (dari Z-A)


• Limit 1 → digunakan untuk memberi batasan berapa banyak data yang akan
ditampilkan.

Kode Proses antrian:


<?php
include "koneksi.php";

$hari_ini=date("Y-n-j");
$query="SELECT tanggal,antrian FROM tb_antrian WHERE
tanggal='$hari_ini'";
$result=mysql_query($query) or die(mysql_error());
if(mysql_num_rows($result)>0)
{
$row=mysql_fetch_array($result);
$antrian=$row['antrian'];
$query="UPDATE tb_antrian set antrian=antrian+1 WHERE
tanggal='$hari_ini'";
mysql_query($query) or die(mysql_error());
}
else
{
$antrian=1;
$query="INSERT INTO tb_antrian(tanggal,antrian)
VALUES('$hari_ini','$antrian')";
mysql_query($query) or die(mysql_error());
}
if(strlen($antrian)<2) $antrian="0".$antrian;

echo "<h1>Nomor Antrian : ".$antrian." Ke Loket 1</h1>";

?>
e. Download Template
Untuk template web bisa didownload di https://startbootstrap.com/themes/. Setelah
download template, kemudian extract template, simpan file yang telah diextract didalam
folder PHP kita. Untuk bagian index.html save as menjadi index.php.
Setelah save as kemudian index.html yang ada difolder dihapus.