Sei sulla pagina 1di 2

1. Apa yang dimaksud dengan Tuberkulosis?

Jawaban: Tuberkulosis (TB) yang juga dikenal dengan singkatan TBC, adalah penyakit menular paru-paru
yang disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis.

2. Pertanyaan : Apa yang dimaksud dengan TB MDR?

Jawaban: TB MDR merupakan penyakit yang di sebabkan oleh bakteri tuberkolosis yang sudah kebal
terhadap obat-obatan terutama: Ripampisin ( R) dan Izoniasid ( INH). Di Banyak kasus, kadang ditambah
dengan obat-obatan lainya, misal nya Etambhutol ( E), dan obat-obatan lainnya. Karena Penularan nya
berlangsung lewat media Udara yang terpapar bakteri tuberkulosis dari Bersin, batuk dan bahkan
berbicara penderita TB MDR, Penyakit ini sepertinya akan menjadi wabah yang paling menakutkan di
Indonesia masa mendatang. TB-MDR pada dasarnya adalah suatu fenomena buatan manusia (man-made
phenomenon), sebagai akibat pengobatan TB tidak adekuat .

3. Pertanyaan: Jelaskan pengobatan dengan metode DOTS?

Jawaban: DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) dapat diartikan sebagai pengawasan
langsung menelan obat jangka pendek. setiap hari oleh Pengawas Menelan Obat (PMO). Tujuannya
mencapai angka kesembuhan yang tinggi, mencegah putus berobat, mengatasi efek samping obat jika
timbul dan mencegah resistensi.

4. Pertanyaan: Mengapa hasil Lab pasien TBC menunjukan BTA+ ?

Jawaban: karena Mycobacterium tuberculosis merupakan bakteri tahan asam, berbentuk batang dan
bersifat aerob obligat yang tumbuh lambat dengan waktu generasi 12 jam atau lebih. Pada bakteri
tersebut jika dilakukan reaksi pewarnaan akan menghasilkan warna merah, dengan kata lain bakteri TBC
memiliki warna yang merah jika sudah melahirkan positif.

5. Pertanyaan : Apakah setiap orang yang mengalami batuk berdarah berarti menderita TBC?

Jawaban : Belum tentu, karena batuk berdarah dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab, bisa
karena penyakit paru-paru lainnya, karena adanya perdarahan di daerah hidung bagian belakang yang
tertelan dan pada saat batuk keluar dari mulut atau karena anak batuk terlalu keras sehingga
menyebabkan lukanya saluran nafas sehingga mengeluarkan darah.

6. Pertanyaan : Mengapa pengobatan Tbc memerlukan waktu yang lama?

Jawaban : Karena bakteri TBC dapat hidup berbulan-bulan walaupun sudah terkena antibiotika (bakteri
TBC memiliki daya tahan yang kuat), sehingga pengobatan TBC memerlukan waktu antara 6 sampai 9
bulan. Walaupun gejala penyakit TBC sudah hilang, pengobatan tetap harus dilakukan sampai tuntas,
karena bakteri TBC sebenarnya masih berada dalam keadaan aktif dan siap membentuk resistensi
terhadap obat. Kombinasi beberapa obat TBC diperlukan karena untuk menghadapi kuman TBC yang
berada dalam berbagai stadium dan fase pertumbuhan yang cepat.

7. Pertanyaan : Apakah setiap orang yang mengalami batuk berdarah berarti menderita TBC?

Jawaban : Belum tentu, karena batuk berdarah dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab, bisa
karena penyakit paru-paru lainnya, karena adanya perdarahan di daerah hidung bagian belakang yang
tertelan dan pada saat batuk keluar dari mulut atau karena anak batuk terlalu keras sehingga
menyebabkan lukanya saluran nafas sehingga mengeluarkan darah.

8. Mengapa pada pasien tbc saat auskultasi terdengar adanya bunyi ronchi?

Jawaban: Karena jalan napas pasien tersumbat sekret