Sei sulla pagina 1di 2
DIARE NON SPESIFIK No. Dokumen | ; $PO/7.6.1.1/UnivBPU-9/M1/2015 No. Revisi 0 “I SPO [Tanggai Terbit [= 6 Januari 2015 Halaman 1 dari 2 PEMERINTAH dig. Ambarwati KOTA ‘Triwinahyu YOGYAKARTA NIP.196612212006042001 Pengertian | Diare non spesifik adalah buang air besar (BAB) = 3 Kali schari yang bukan disebabkan oleh kuman khusus maupun parasit. Penyebabnya adalah virus,makanan yang merangsang atau tercemar toksin, gangguan pencernaan dan sebagainya, Tujuan Sebagai pedoman petugas untuk menegakkan diagnosis dan penatalaksanaan diare non spesifik Kebijakan | Prosedur ini digunakan setiap menentukan diagnosis dan penatalaksanaan diare non spesilik. Referensi | Panduan pengobatan Di Puskemas Kota Yogyakarta Revisi I, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, 2012. Prosedur T. Petugas melakukan anamnesis (keluhan utama, riwayat penyakit sekarang, riwayat penyakit dahulu, riwayat alergi, dan riwayat penyakit kelaurga). Petugas melakukan pemeriksaan vital sign yang diperlukan Petugas melakukan pemeriksaan fisik yang diperlukan / yang sesuai Jika ada indikasi petugas melakukan pemeriksaan penunjang Petugas menegakkan diagnosa dan atau differential diagnosis berdasarkan hasil anamnesa,pemeriksaan vital sign, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (jika dipertukan) 6. Petugas menentukan derajad dehidrasi: ‘Tanpa dehidrasi: jika keadaan umum baik dan sadar, mata normal, air mata ada, ‘mulut dan lidah basah, tidak ada rasa haus, turgor kembali cepat Dehidrasi ringan-sedang: gelisah, mata cckung, air mata tidak ada, mulut dan lidah kering, kehausan, ingin minum banyak, turgor kulit kembali lambat. Dehidrasi berat: lesu, tidak sadar, mata sangat cekung, ait mata tidak ada, mulut dan lidah sangat kering, malas minum, turgor kulit kembali sangat lambat. 7. Bila ada indikasi petugas memberikan rujukan ke pelayanan keschatan yang lebih tinggi 8. Petugas memberikan terapi sesuai dengan diagnosa yang ditegakkan 9, Petugas menentukan rehidrasi sesuai derajad dehidrasi ‘Tanpa det A Ter Pemberian cairan (air tajin,larutan gula garam,oralit) sebanyak yang diinginkan sampai diare berhenti Setiap habis buang air besar/BAB: © Anak <1 tahun: 50-100 ml ¢ Anak 1-4 tahun; 100-200 ml DIARE NON SPESIFIK No. Dokumen | ; $PO/7.6.1.1/UnivBPU-9/M1/2015 No. Revisi 0 SPO Tanggal Terbit | : 6 Januari 2015 Halaman 2 dari 2 PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA dig. Ambarwati Triwinahyu NIP.196612212006042001 + Anak > 5 tahun: 200-300 m + Dewasa: 300-400 ml Meneruskan pemberian ASI bagi bayi dan balita yang masih minum ASL. Derajat ringan-sedang: (Terapi B) Oralit diberikan 75 ml/kg BB dalam 3 jam, Jika anak muntah, tunggu 5-10 menit lalu ulangi lagi, dengan pemberian lebih Iambat (satu sendok setiap 2-3 menit). Dehidrasi berat:(Terapi C) Pasien dirujuk 10, Petugas memberikan terapi dengan zink 20 mg selama 10 hari untuk: + Bayi <6 bulan: % tablet ‘+ Umur 6 bulan~ 5 tahun: 1 tablet 11, Petugas memberika edukasi kepada pasien dan atau keluarganya tentang upaya rehidrasi oral di rumah, tanda-tanda untk merujuk dan cara mencegah diare. 12, Petugas memberikan resep kepada pasien untuk diserahkan ke sub unit farmasi 13, Petugas mendokumentasikan semua hasil anamnesis, pemeriksaan, diagnosa , terapi, rujukan yang telah dilakukan dalam rekam medis pasien 14, Petugas menyerahkan rekam medis ke petugas simpus untuk dientry 15, Petugas mendokumentasikan hasil pemeriksaan , diagnosa dan terapi yang sudah tercatat dalam rekam medis ke data simpus. Unit Terkait © Sub unit BP Umum’ © Sub unit Farmasi © Sub unit Laboratorium Rekaman historis perubahan No Tel. Mulai {si perubahan Diberlakukan