P. 1
Umar Al-Khattab - Part 1: Biografi

Umar Al-Khattab - Part 1: Biografi

|Views: 126|Likes:
\§!,IOGRAFI UMAR BIN AL- KHA:fHTHAB~

~

@NASABNYA

eliau adaJah Umar bin al-Khaththab bin .. Nufail bin Adi bin Abdul Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurth bin Razah bin Adi bin Ka'ab bin Lu'ai, Abu Hafs al-Adawi. [ulukan beJiau adalah alFaruq. Ada yang menyebutkan bahwa gelar itu berasal dari Ahli Kitab.'

Adapun ibunva bernarna Hantamah binti Hisyam bin al-Mughirah, kakak dari Abu Jahal bin Hisyam. 2

o CIRI-CIRI DAN SIFATNYA

Beliau adalah seorang lelaki yang tinggi, kepal
\§!,IOGRAFI UMAR BIN AL- KHA:fHTHAB~

~

@NASABNYA

eliau adaJah Umar bin al-Khaththab bin .. Nufail bin Adi bin Abdul Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurth bin Razah bin Adi bin Ka'ab bin Lu'ai, Abu Hafs al-Adawi. [ulukan beJiau adalah alFaruq. Ada yang menyebutkan bahwa gelar itu berasal dari Ahli Kitab.'

Adapun ibunva bernarna Hantamah binti Hisyam bin al-Mughirah, kakak dari Abu Jahal bin Hisyam. 2

o CIRI-CIRI DAN SIFATNYA

Beliau adalah seorang lelaki yang tinggi, kepal

More info:

Published by: Pihak Pengurusan Maher Smkkb on Sep 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/21/2014

pdf

text

original

\§!

,IOGRAFI UMAR BIN AL- KHA:fHTHAB~

~

@NASABNYA

eliau adaJah Umar bin al-Khaththab bin .. Nufail bin Adi bin Abdul Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurth bin Razah bin Adi bin Ka'ab bin Lu'ai, Abu Hafs al-Adawi. [ulukan beJiau adalah alFaruq. Ada yang menyebutkan bahwa gelar itu berasal dari Ahli Kitab.'

Adapun ibunva bernarna Hantamah binti Hisyam bin al-Mughirah, kakak dari Abu Jahal bin Hisyam. 2

o CIRI-CIRI DAN SIFATNYA

Beliau adalah seorang lelaki yang tinggi, kepala bagian depannya botak, selalu bekerja dengan dua tangannya, kedua rnatanya hitarn, berkulit kuning3, ada yang mengatakan berkulit putih hingga menjadi kemerahmerahan, Giginya putih bersih mengkilat, selalu mcwarnai janggutnya dan merapikan rambutnya dengan menggunakan inai (daun pacar}.'

Hal ini telah disebutkan oleh ath-rf-ebert. ~119S darl jalan Ibnu S.'ad dengan senec yang shahih bersurnber dari az-Zuhrt, denqan lafaz.h 'Telah sampal kabor kepadaku ... ; lihat pula em- Thabaqat a/·Kubra 3/270 di sinl dia sebutkan denqan sanad dari jalan al-Waqidi dari 'Aisyah ~j.,;;J bahwa Nab! ~ yang telah member! qelar el-Faruq kepeda umer, dan al-Waq~di sendin dinilai matr!Jk {ditiogga~kal1 bentanva. pent.) oleh kalangan ai-Muhadditsin. Ibnu Sa'ad menqefuarkan deogan jatan yang mursal bahwa Rasuhrllah ~ bersabda, "Sesungguhn.ya Allah rnenladuen kebeneren di etas lidah Umar dan di atas hatmya, dialah al-Paruq." Ath· Thabaqat a/-Kubra 3/ 270, lihat Juga Fathul &r17/44.

a Inlleh yang d~sebutkari cleh bellau -semoqa Allah rrerehmatove- edeoun yanq disebutken o~eh para ulama nasah dan para penu~ls tarajum (biografi) rbu umar adafah Harttarnah bintr Hasvlm bin al-Mugnlrah, $.3udara dari Hisvam bm al-Mughirah, deligan nu Abu Jahal adalah anak parnannva, ~ihat Nilsab Quraisy karva ez-Zubalrl 103, 347, dan ThabiJqat Ibnu Sa'ad3/265, dan jamharatu Ansa/) a/-Arab \(arya Ibnu Hazm him. 44, et-tstre» karva Ibnu Abdil Bar him. 1144, dla memperingatkan kekellruan yang terse bar behwe Ibu Umar adalah bifiJt~ Hlsvem.

) Ibnu Sa'ad oatam klteb ath- ThiJbaqalnya menukil dari al-Waqidi 3/324 bahwa dla perrah berkata, tloak psmah kaml ketahul bahwa Urner berkulit kunlnq - keruall jika orang yang memberikan kriteria tjmar- mellhatrwa pada rnasa pecekfik, paca mase ltu warne Umar berubah dtsebabkan hanva memekan minyak serelo. Ibnu Abdil Bar telah rnernbantah perkataan al-Waqidi. dia berkate, "Ini adalClh perketaan yang herus di lnqkari." (al-isli'ab 1146).

~ u'iat Thabaqat Sa·ad 3/324, dan Tarikh attJ-Thabari4j196. xata A'sara Vusran yaitu orang yang bekerja cenqan cua rancermva sebecaunane terdepat oalarn Ltssn st-Arsb 4/196/ dan kate Asynabv! Asnan artinya vaitu giginya .sanqat putlh mengkilat, ,bid/ 1/507

168

AI-8idar;aft Wan Nihar;a"

Beliau adalah orang yang sangat tawadhu' kepada Allah. Kehidupan dan makanannya sangat sederhana. Beliau terkenal sangat tegas dalam urusan i1gama Allah, selalu menambal bajunya dengan kulit, membawa ember di atas kedua pundaknya, dengan wibawanya yang sangat besar, selalu mengendarai keledai tanpa pelana, jarang tertawa dan tidak pernah bergurau dengan siapapun, Cincinnya bertuliskan sebuah kata-kata "Cukuplah kematian menjadi peringatan bagimu hai Urnar."

@ ISTRI DAN ANAK-ANAK BELIAU

AI-Waqidi, al-Kalbi dan lainnya pernah berkata, "Pada masa jahiliyyah Urnar pernah rnenikahi Zainab binti Mazh'un saudara wanita dari Utsman bin Mazh'un, dari perkawinan tersebut lahirlah Abdullah, Abdurrahrnan yang sulung. serta Hafshah.

Beliau juga pernah menikahi Mulaikah binti [arwal, dari hasil perkawinan tersebut lahirlah Ubaidullah. Setelah itu beliau menceraikannya ketika terjadi hudnah (perdamaian), Setelah dicerai wanita tersebut dinikahi oleh Abu [ahm bin Hudzaifah, sebagaimana yang dikatakan oleh al-Madaini,

Al-Waqidi berkata, "Wanita ini bernama Ummu Kaltsum bintiJarwal, dari hasil pernikahan ini lahirlah Ubaidullah dan Zaid yang bungsu."

Al-Madaini berkara, "Umar pernah menikahi Quraibah binti Abi Umayyah al-Makhzumi, sewaktu teriadi hudnah (perdamaian) Umar menceraikannya, setelah itu wanita ini dinikahi oleh Abdurrahman bin Abu Bakar."

Mereka berkata, "Umar juga menikahi Ummu Hakim binti al-Harits bin Hisyam setelah suaminya -yakni Ikrimah bin Abu [ahal- terbunuh dalam peperangan di negeri Syam.s Dari hasil pernikahan ini lahirlah Fathirnah. Kemudian Umar menceraikannya." Al-Madaini berkata, "Umar tidak menceraikannya."

Mereka berkata, "Umar pernah pula menikahi [amilah binti" Ashirn bin Tsabit bin Abi al-Aqlah dari suku Aus."

Umar juga menikahi Atikah binti Zaid bin Arnr bin Nufail, yang sebelumnya adalah istri Abdullah bin Abu Bakar." Setelah Umar terbunuh, wanita ini dinikahi oleh az-Zubair bin al-Awwam ~. Disebutkan bahwa wanita ini adalah ibu dari anaknya yang bernama Iyadh, ioallahu a 'lam.

AI-Madaini berkata, "Umar pernah meminang Ummu Kaltsum, puteri Abu Bakar as-Shiddiq -ketika itu rnasih gadis kecil- dalam hal ini Umar mengirim surat kepada 'Aisyah, namun Ummu Kaltsum berkata, "Aku tidak

5 Uhat Nasab QuraiS'y hlm. 349

, Lihat Ibn Hajar, al-lshabah 81193.

] Dalam Tadkl'! ath-Thabat1~ 4/199, Kakak Ashim dan ltulah yang tenar, lihat pula N~S3b Quralsykarya (lz~Zubajri hlrn. 349, dja berkata. "Dan tlas(~ pemikahan denqarmve Umar meodacatkar. enak temame esh.m." tu-er fl1abaqat ton sesa 3/265.

a Daiarn teks asnnya tertulls Jbn Abi Mula/kah, dan perbalkan ~nl darl Tarlkh ath- tnsoeo 4/199, dan lihat mengenai perrtkahan Um-<J r pada Kejedlan ta hun 12 H di dalam aI-Bid ayah wan Nthayah, 6/352

- ·5.d"yah wan Nih"II"{'

169

mau menikah dengannya!" 'Aisyah berkata padanya, "Apakah engkau rnenolak Amirul Mukminin?" Ununu Kaltsum menjawab, "Ya, sebab hidupnya rniskin." Akhirnya 'Aisyah mengirim surat kepada Amru bin al-Ash, dan Amru berusaha memalingkan keinginan Umar untuk mcnikahi puteri Abu Bakar dan rncnvarankan kepadanya agar menikahi Ummu Kaltsum puteri Ali bin Abi Tnalib ~ dad hasil pernikahannya dengan Fathimah ~i>. Amru berkata padanya, "Nikahilah puteri Ali dan hubungkan kekerabatanmu dengan kerabat Rasulullah ~." Akhirnya Umar meminang Ummu Kaltsum kepada Ali dan memberikannya mahar sebanyak empat puluh ribu. Dan dari hasil pernikahan ini lahirlah Zaid dan Ruqayyah.

Mereka berkata, "Umar juga menikahi Luhyah -seorang wanita Yamandari hasil pernikahan itu lahirlah Abdurrahman yang bungsu, ada yang menyebutkan Abdurrahman yang tengah. AI-Waqidi berkata, "Wanita ini adalah Ummu al-Walad (budak wanita) dan bukan sebagai istri.? Ada yang menyebutkan bahwa Umar juga memiliki Fukaihah sebagai Ummu Walad yang rnelahirkan anaknya bernama Zainab. Al-Waqidi berkata, "Zainab adalah anak Umar yang paling kecil."

Ibnu Katsir berkata, "Jumlah seluruh anak Umar adalah tiga belas orang, yaitu, Zaid yang sulung, Zaid yang bungsu, Ashim, Abdullah, Abdurrahman yang sulung, Abdurrahman yang pertegahan, az-zubair bin Bakkar -yaitu Abu Syahmaht", Abdurraman yang bungsu, Ubaidullah. Iyadh. Hafsah, Ruqayyah. Zainab, Fathimah ;~. [umlah seluruh istri Umar yang pernah dinikahi pada masa jahiliyyah dan Islam baik yang diceraikan ataupun yang ditinggal wafat sebanyak tujuh orang.

@ KEISLAMANNYA

Urnar rnasuk Islam ketika berusia dua puluh tujuh tahun, beliau mengikuti perang Badar dan seluruh peperangan yang terjadi setelahnya bersama Rasulullah ~. Beiiau juga pernah diutus untuk berangkat bersarna sebahagian tentara untuk memata-matai dan mencari informasi tentang rnusuh, terkadang menjadi pemimpin dalarn tugas ini.'!

Beliaulah yang pertama kali digelari Amirul Mukminim. Beliaulah yang pertama kali membuat penanggalan hijriyah. mengumpulkan manusia untuk Shalat Tarawih berjama'ah, orang yang pertama kali berkelihng di malam had mengontrol rakyatnya di Madinah, yang pertama kali mernbawa tongkat pemukul untuk memberi pelajaran dan menghukurn yang salah, yang pertama kali mendera peminum kharnr 80 kali carnbukan, khalifah yang rnelakukan banyak penaklukart? yang pertama kali membuat kota-kota, membentuk tentara resmi, mernbuat undang-undang perpajakan, membuat

s Sebagaimana yang dikatakan ojeh az-Zl.Jbairi catarn Nasab Q~raisyhlm. 349 tc Uhat Nasab Quralsyhjm, 349

11 pemeh menjadt pemimpin ares pasukan Turbah yang dlutus ke Aj! Hawaztn, (Slrah ibn HlsYiJm -1/341). Ll Pada rnasanva baoyak sekali tetjadl penaklukan-penaktukan.

170

AI-13iJaljaIJ Wan Nill(uJtlh

sekretariat, menentukan gaji tetap, menernpatkan para qadhi. membagi-bagi wilayah yang ditaklukkan seperti as-Sawed, Ahwaaz, wilayah pegunungan, wilayah Persia dan lain sebagainya.

Beliau berhasil menaklukan banvak wiJayah di negeri Syam, di antaranya, Damaskus, Yordania, Baisan, Thabarivah, al-jabiyah, Ramalah, Asqalan, Gazza, daerah saioahi! (pesisir), al-Quds. Ba'labak, Horns, Qinsir, Halab, dan Anthakiyah.

Dia juga menaklukkan Mesir, Iskandariyah (Alexandria), Tripoli Barat, dan Burqah,

Adapun daerah [azirah Eufrat yang ditaklukkannva adalah, Harran, arRahaa dan ar-Raqqah, Nasibain, Ra'sul 'Ain, Syimsvath, 'Ain Wardah, Perkampungan Bakr, Rabi'ah, negeri Mosul dan wilayah-wilayah sekitarnya.

Wilayah lrak dan wilayah timur yang ditaklukkannya, Qadisiyyah, Sungai Sair, Sabath, Madain, Nahawand, Hamazan, Ar-RaL Qumis, Khurasan, Istakhar, Ashbahan, as-Sus, Marwa, Naisaburi, [urjaan, Adzarbaijan dan lainlain. Para tentaranya telah pula menyeberangi sungai [aihun berulang kali.

@ FADHILAH DAN KBUTAMAANNYA

Imam al-Bukhari berkata, bab Manaqib Umar bin al-Khaththabl'' Abu Hafsh al-Qurasy, ad-'Adawi ~ r

1) Umar Adalah Penduduk Surga

1. Diriwayatkan dari Said Ibnu al-Musayyab bahwa Abu Hurairah ~ berkata, "Ketika kami berada di sisi Rasulullah i@, tiba-tiba beliau berkata,

"Seioakiu iidur aim bermimipi seolah-clah aku berada di surga. Kemudian aku melihai seorang wanita beruradhu eli samping sebuan istana, maka aku bertanya, "Mili): siapn isuma im? II Mereka menjawab, "Milik Umar." Maka aku teringat akan kecemburuun Umar, segera aku menjauh: istana itu." Umar menangis dan berkata, "Derni Allah, mana mungkin aku akan cemburu padarnu wahai Rasulullah?"

~ Seluruh nas dan nQ.l sId 15 adelah tarnbahan yang tldak terdapat delem naskah asli, sefuruhnya dari Shahin a/-Bukhan' kttao Fadhaif Shahabah, bab Mana.[jlb Uma- (7/40-43 dari Fat/Ju/ Ban) sengaja sava nukil di sini Karena sava anggap beqitu penting dan shahih, sementara al-Haflzh Ibn Katslr tldak rnenukil kecua!l bagian terakhir seje, dia tetah rnenqeveratkan untuk meruju' ~e kltab yang. dlKarangn"1a ceca-a khusus menqenar bioqrafl Umar':_;u dan hedlts-hadits yang diriwa_yalkan derl dirinva, dan kltab ini ditulis delam dua jilid sebagarman.a yang dikatekanrwa.

171

2. Diriwayatkan Anas bin Malik ~ ia berkata, Rasulullah ~ menaiki gunung Uhud beserta Abu Bakar, Umar dan Utsman. Maka-tiba-tiba gunung itu bergoncang. segera. Rasulullah memukulkan kakinya dan berkata,

0.,. '" I' "')1; '" '" F }! Q-

01~ i ~¥ ji:; 'j~ ~ W ~i~'1

"Diamlan icohai Uhud sesungguhnya di aiasmu hanyalah seorang Noi», shiddiq dan dua orang syahid. "

3. Diriwayarkan dari Anas ~ bahwa seorang lelaki pernah bertanya kepada nabi ;@j tentang hari kiamat, Ia bertanya,

.- ...... '" ~ ! ...:"~'" .......... ~" .. " .. _.. ... ) _..

~ ~ ~~)) .:IJI ~ \ Jf '11 >:? '1 J\j 4J -::.;~~l be.) : J\j ~;;';'WI _;.

e:-:- ~f ~ J~ G.. ) >~ G- ) cj :_,...;f ju :;;._;';..f :; ~ :::.Jf jCi

_.. ~ _.. " ..... rl ... _.. ,. ~ ~.. ~,..'" .11« _..~ ~,,~ _..

~ .j y5""i JI ;.,.)) ~ j _;:, ~ij * :_)I ~t LJi.i :_"";i JU :- ::;..\ :;

, ~Cf ~ ~f rJ 0~~ ~~! ~

"Kapan datangnya hari Kiamat?" Maka Rasulullah ii@; kernbali bertanya padanya, "Apa yang telah engkau persiapkun uniuic hari itu?" Ia menjawab, "Aku tidak memiliki persiapan apapun, hanya saja aku rnencintai Allah dan RasuINya." Maka Rasulullah ~ bersabda, "Engkau kelak akan dibangkitkan beserta orang-orang yang kau cintai." Anas berkata, "Tidaklah kami merasa senang kecuali setelah mendengar sabda Nabi, "Engkau ke/ak akan dibangkitkan beserta orang-orang yang engkau cinial." Anas berkata, "Aku mencintai Nabi~, Abu Bakar serta Umar. Aku berharap agar dapat dikumpulkan beserta mereka, walaupun aku tidak mampu beramal seperti mereka."

4. Diriwayatkan Abu Musa ~ ia berkata, "Aku bersarna Rasulullah ~ di salah satu kebun di kota Madinah. Tiba-tiba datang seorang lelaki minta dibukakan pintu. maka Rasulullah berkata,

~ ~ ~I j~ L: :J:;::i ~ ;f I~~ J ~ ~~ ~A~ ;j ~I IL j ~ QL ;'~j' j ~I .~ ~ flj ~\W e::>.li ·I~)' :G,. :i:1\

~ ...: 1 < L- ._-' ~ ..... u-- i

L\ ~I J JCi J;,-~ e'> '\ ~ 11 ~ ~ ~I JU L..,~ ~.t;;;J; ~ ;, ~.&\ J~~ JU ~ ;';"_;Jj JG I~~ ~>,f.5;' ~?J~ ;~~

.. ... -")1.:-.:1" .......... ). "'.... -"

.)c..::J\ .:IJI Ju ~ JJJ\ ~

"Bukakan pintu untuk orang itu dan beriiakan baginya kabar gembim berup« surga. Maka aku buka pintu dml temyata orang iiu adalah Abu Bakar. Segera aku berituhukan kepadanya apa Hang telai: dikaiakan oleh RasuJullahii~untuknya. Abu Bakar mengucapkan pujian kepada Allah. Tak lama seie/ah itu datang seseorang minia diberi izin masuk, maka Rasulu/l(lh;~ff berkato, "Bukalah pintu dan oeriiakan baginya beriia gembira berupa surga." Aku

.'~

172

Af·8idallah wall Nih"IIIJH

segera membuka pintu dan ternvata orang itu ada/ah Llmar, maka aku beritahukan kepadanva apa yang dikatakan Nab! uniuknu«, la Juga mengucapkan puiian kepada Allah. Kemudirm datang lagi seeeorang ingin masuk, maim RasulullahjLfj'berkata padaku, "Bukukan ptniu untuknua dan beritakan kabal' gembim kepadanya berupa surga dan berita musiba!t yang ke/ak akan menimpanva." Ketika aku membuka pintu temyatu orang iersebut adaiah Utsmarl, maka aku segera memberitakan kabar gembira uniuknua dan berita musibah yang kelak akan menimpanya, maka dia memuji Allah dan berkata, "Allah al-Musta 'aa11 (hanya kepada Allah aku memohon periolongan)."

2) Keutamaan IImu Umar

5. Diriwayatkan dari az-Zuhri dia berkata, Aku diberitahukan oleh Hamzah'! dari bapaknya bahwa Rasulullah ~ bersabda,

• f J:} otJ _.. ~"''-' if.' ..

~ -' iffo J if;';' if)! Jl pi _;;- 0)JI ~::;;. ~lS L;1 ~

.... .... ... ~ ~ -" .... " .1./'''' f ...... J. .-- '" "'; J J. ~:: ,r;; ~ ~ 0) ~

(.lJ1 :JIj ~)\ W \}w r.5' ~)li ~ if/...ib\

"Ketika uku tuiur maka aku bermimpi memmum -yaitu susu- hingga aku meliha: bekas-bekas susu tersebut melekat pada kuku-kukuku kemudian aku berikan kepada Ulnar." Mereka bertanya, "Apa takwilnya wahai Rasulullah?" Maka Rasululiali rnenjawab, "Ilmu."

3) Luasnya Penyeba .. an Islam Pada Masa Uma ..

6. Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar c,1'.fo bahwa Rasulullah ~ pemah bersabda,

~f ~;; t_;i ~ ;f :b,j ~ ~ ~~ )~ t_;f Jf rcJ\ J ~)

,r... ,.. .,. ,:;... :; >:I <', ... ~ J. ::. ... ~,-- '" ... .. ~

'_ t.~·· -: I~lj. ,II '_ 1\ '.' ,-, G.,..' ~'_~' ~\ . I: <. \s"J ." I::,

r- ./.:;..J ..,-1.I2><J J. r ~ r ~ ) ~ .r',y..)'

, 'r \/~~ ~O\ ~)~ J:=.. ~; if); ~? )

"Aku bermimpi sedung mengulurkan timba ke dalam sebual1 sumur yang ditari): dengan penggerek, maka datanglah Abu Bakar mengambil air dad sumur iersebut satu atau dua timba dan ierlihat dia begitu lemali menarik iimba tersebut -semoga Allah mengampuninya-. Setelah itu datanglah Llmar bin al-Kl1aththab mengamoil air sebanyale~banyaknya, aku iidak pernah melihat seseorang pemimpin abqari15 yang begitu gesit hingga seluruh manusia dapnt minum sepuasnua dan memberikan minum unia-unia mereka. \I

4) KemuJiaan dan Kekuatan Kaum M:uslimin dengan Keislaman Uma .. 7. Abdullah bin Mas'ud ~ berkata,

\I Kami meniadi kuai sejak Umar masuk Islam. \I

14 Yattu Hamzah bin Abi Us-aid M.aBk bin Rabi 'an al-Ansarl as-Sha'ldi. biuqraflnve deoat di llhat delern Tahdlrb .at- Tahdzlb, 3/26 ~~ A(-Gh8rbu, 'joitu e.mber 't2.'i\'g sang at beset S<i:.'f:..a\t, daro.. Abqari'5.IJatu \.;3IJm ypi.tu pemimpij{\ merel(.a 'fal"lg. palir.g kuat (Ail· Nihayah Ii Ghari!> al-Had/tsI3/349, 173 secere berturut-turut).

173

5) Kedekatan Umar dengan Rasulullah ~ Sehingga la Selalu Mengiringi Rasulullah

8. Diriwayatkan dari lbnu Abi Mulaikah dia pernah mendengar Abdullah bin Abbas t:;i')O berkata, "Umar ditidurkan di atas kasurnya. sernentara manusia berada di sekelilingnya mendoakan dirinya sebelurn diangkat -ketika itu aku hadir di antara mereka- aku terkejut ketika seseorang memegang kedua pundakku dan ternyata ia adalah Ali bin Abi Thalib. Ali mengucapkan doa untuk Umar semoga dirahrnati Allah, kemudian Ali berkata, "Engkau tidak pernah meninggalkan seorang yang dapat menyamai dirimu dan karya yang engkau hasilkan. Aku borharap dapat menjadi seperti dirimu ketika akan menghadap Allah. Derni Allah aku merasa yakin bahwa Allah akan men gumpulkanmu dengan kedua sahabatrnu (Rasulullah dan Abu Bakar, pent.). Aku banyak mendengar Rasulullah ~ bersabda,

~~ ~ ) ~ 0 ~/~ ~~ f<; ) ~ wi ~;~ ~~ f(; yi ~ d ~~

, ,

"Aku berangka! bersama Abu Bakar da11 Umar, aku masuk bersama Abu Bakar dan Umar, aku keluur bersama Abu Bakar dan Umar."

9. Diriwayatkan dari Miswar bin Makhramah dia berkata, "Ketika Urnar ditikarn, ia mengerang kesakitan, maka Abdullah bin Abbas berkata sarnbil menghiburnya, 'Wahai Amirul mukminin, bukankah engkau sahabat Rasulullah yang selalu mengiringinya, dan engkau telah berbuat baik dalarn persahabatan dengannya. Kemudian engkau berpisah dengatmya dalarn keadaan ia rela terhadapmu. Setelah itu engkau menjadi sahabat setia Abu Bakar hingga engkau berpisah dengarmya dalam keadaan ia rela terhadapmu. Kemudian engkau bergaul dengan sahabat-sahabat mereka dengan baik, maka jika engkau meninggalkan mereka, mereka akan rela terhadapmu.'

Umar berkata, 'Adapun apa yang telah engkau sebutkan mengenai persahabatanku dengan Rasulullah dan ridhanya terhadap diriku, itu merupakan karunia Allah terhadapku, dan apa yang telah engkau sebutkan mengenai persahabatanku dengan Abu Bakar as-Shiddiq dan keridhaannya terhadapku itupun merupakan karunia Allah -Yang Maharnulia- terhadapku, Semen tara yang engkau lihat tentang kekhawatiranku, itu seluruhnya disebabkan tanggung jawabku terhadapmu dan para sahabatmu. Derni Allah andai saja aku memiliki ernas sepenuh dunia pasti akan aku tebus diriku dengannya dari adzab Allah ~ sebelurn aku melihat adzab itu datang'."

10. Diriwayatkan dari Abdullah bin Hisyam dia berkata, "Kami bersarna Rasulullah ~ ketika itu ia sedang menarik tangan Umar bin al-Khaththab."

6) Kesungguhan Umar dan Kebaikannya dalam Masalah Harta

11. Diriwayatkan dari Abdullah bin Urnar dia berkata, "Aku tidak pernah melihat seorangpun setelah Rasulullah ~ begitu bersungguh-sungguh dan

174

AI-l3idaljah Ulan Nihaljah

paling baik dalam menggunakan hartanva hingga wafat selain Umar bin alKhaththab."!«

7) Umar Adalah Seorang Sahabat yang Mendapat Jlham

12. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ~~, bahwa Rasulullah ~ bersabda,

_.. ". ... ... J 0) ... .-" )'.- t ~ J ... ... ... _.. ..... _..

~ ;_;~ :\;.\ ~i J; 8; 0~ j_,~~ ~'I\ 0-: ;-<.D ~ jl.) :W.

"Sesungguhya di antara orang-orang scbelum kulian terdapat seiumlon nnmusia yang mendapat ilham. Apabila salah seorang umatku mendapatkannua maka Umarlah orang. !<

Zakaria bin Abi Zaidah menarnbahkah dari Sa'ad dari Abi Salamah dari Abu Hurairah dia berkata, bersabda Rasululullah~,

10 j,s, jf j. X 0;i<: JG,-) ~I;'i ~ 0-: tG 0G-- ~ 0G-- :0j

_.. _.,:: ... .? .. / } ~ ... " ...

~ :\;.\ ~ ~I Y ~<.; j~ ~L.fl

"Sesungguhnya orang-orang sebelum katuw: dari Bani Israit ada yang diberilrnn ilham walaupun mereka buklln Nabi, ;ika salllh seorang dari umatku mendapatkl1flnya rllaka UlI1arlah omngnya."

8) Kuatnya Agama dan Iman Umar

13. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ~ dia berkata, "Rasulullullah ~ bersabda,

: .. :;j~ ~j:~~' .\ . <., cii_~ ~G c, ~(; ~JJ\ \~._..i j y I,' c..:;

:s-- ~ ~ . ,,'-", ~) _.

0~ ~~I ,j~ "t,?;! t-\~ 4! ~ c2\ rY ~ ~ j j~~~~~ ~~

~);;;( ~ G)~) f ;1) ~:X} J~ ~ ~\ Jt.ii ~\

"Ketika seseomng sedang mengembala kambingnya maka iiba-tiba datang serigala menerkam seekor kambingnya. Pengemoala tersebut mengejarnva hingg« oerhasil mengambil krmbali kambing tersebui darinva. Tiba-tiba sengala tersebut menoleh kepadanya dan berkata, "Siapa kelak: yang daptu menJaganya ketika iidak (Ida pengembala selah! diriku?" Manusia berkuia. "Subhanallah!" Nabi bersllbda, "Maka sesungguhnya aku beriman dengan kejadian ini, demikian pula Abu Baka: dan Umar."

Padahal ketika itu keduanya tidak berada di tempat tersebut,

14. Diriwayatkan dari Abu Sa'id al-Khudri ~ aku mendengar Rasulullah

~ bersabda,

:________c ~ .. ~ ..... ",:t ~ ~~.- .. c""~ ~.. ~ 0 ,~;,.," :;; I~ .t, J. c" I~\ ) Qr ._! 'I~ l:i \~ ... r.._-""" L. \..p) c$~\~. L. ~._r~~)~' \r./" vc:.\ c.,.) rU ul ~

::/01 J~ ~I J;' ~ ~ ;.:Gr ~ \)~ ;:';'1 ~,~ ~~ ~ :f .> ;~ ~; 0 J~

L~ AI"flafizh Ibn Hajar berkata dalern Fathul Bert. 7149, "Perketaan Ibn Umar khusus bedaku ketika masa pemerjntahan Umar."

A i-/3idaJjah Ulan Nifrallah

~.

175

) !

"Ketika iidur aku melihat dalam mimpi seluruh manusia diperiihatkan padoku dan masing-masing mereka mengenakan baiu-baiu, ada yang mengenakan baju hingga ke dadanua, ada yang mengenakannya di bawah dada, maku diperlihaikan padaku Umar semen tara dia mengenakan pakaian panJang yang diseretseretnya. Mereka bertanua, "Apa takwil mimpi itu uiahai Rasulullah ~?Ii Rasulullal: menjuuiab, "Agamanya." (yakni kedudukannya dalarn agama, pent.).

9) Wibawa Umar dan Setan yang Berusaha Mcnghindari Jalan yang Ditempuhnya

15. Diriwayatkan dad Muhammad bin Sa'ad bin Abi Waqqash dari ayahnya ia berkata. "Umar bin al-Khaththab memohon agar diizinkan masuk ke rumah Rasulullah ~ ketika itu ada beberapa orang wanita dari Quraisv sedang berbincang-bincang dengan Rasulullah dan mereka berbicara dengan nada suara yang keras melebihi suara Rasululullah ~, Ketika Urnar masuk mereka segera berdiri dan menurunkan hijab. Setelah diberi izin Umar masuk ke rumah Rasulullah ~ sementara Rasulullah tertawa. Umar bertanva. "Apa yang membuat anda tertawa wahai Rasulullah?" Rasulullah ~ meniawab,

~ ~~I J~~I ~y, ~ a ~~ J ~;ljl :~y. ~ ~

.. " J t '" .. .. .. ~ \....... " .. ".. .-_..

(,,5.~:~_f\ ~\ 01J~ ~ :;J:. J\j ~ .:Ill J;' J t; ~ J\ ;;-1 ~~ ';J:-

.. . ~ ....... ,... ..

JLi ~ ~\ ~~~ ~ Ja:,f~ J.if::Jf? ~ ~ ~I J;'~ 0+ ~~

~ JI6:·~ 1\ ~ ~ ~~ ~ ~+ll~ ~tW\ J\ t; ~~ ~~\ J;'~

...... ... "".. " ~ ~... 5', ~

2J,;..i ~ ~ ~ ~l.h.i ~

"Aku heran iernadap uianita-uianiia yang berada di sisiku ini, ketika mereka mendengur suaramu, segera mereka berdin menarik hijab. II Umar berkata, "Sebenarnya engkau yang lebih layak mereka segani Wahai Rasulullah." Kemudian Umar berbicara kepada mereka, "Wahai para wanita yang menjadi musuh bagi nafsunya sendiri, bagaimana kalian segan terhadap diriku dan tidak segan terhadap Rasulullah?" Mereka rnenjawab, "Ya. sebab engkau lebih keras dan lebih kasar daripada Rasulullah ~." RasululJah ~ bersabda, "Wahai Ibnul al-Khaththab, demi Allah yang jlluaku bemda da/am genggaman tanganNya, sesungguhnya tidaklail setan menemuimu sedang berjalan di suaiu jalan kecuali dia akan mencari jalan lain yang tida): kau lalui."

16. Diriwayatkan dari 'Aisyah ~ bahwa Rasulullah pernah bersabda, II Sesungguhnya setan lari ketakutan jika bertemu Umar, "17

17 Sebelum ,nJ rbnu xatsu membawakan sebl)all hadJts dar, j.a~an lbnl) AbbasI "Sesunggutmya aku memHiki dUB menteri dad Penduduk hurnl dan due me-tter! dari penduduk lenqit..;" dst. Sebaqairrtana dikatakan oleh al-Haltsaml d.;llam Majma srlawaid, 9/51 yang telah dlkeluarkan oleh ath-Thabranl darl Hadlts Urnmu Salamah dan dl delam sa-raonva terdapet Muhammad bin MllJib ats- Tsaqaf yang tertudch sebagai pendusta. Adepun riway",t lbrru Abbas telah dlkeluarkan pula oleh arTirmldzi sebaqaimana yang terdapat dalam Dhair a/~Jaml' a5h~Shaghir, Svalkf al-Albaru ber-cate, 'Hadits lni lema":' Dia

176

17. Rasulullah ~ bersabda, "Umaiku yang paling penyayang adalah Abu Eakcn dan yang paling tegas dalam menegakkan agama Allah adalah. UnWf. "18

@ CUPLIKAN PERKATAAN UMAR DAN KEADAAN BELlAU

Urnar pernah berkata, "Tidak halal bagiku harta yang diberikan Allah kecuali dua pakaian. Satu untuk dikenakan di musim dingin dan satu lagi digunakan untuk musim panas. Adapun makanan untuk keluargaku sama saja dengan makanan orang-orang Quraisy pada umumnya, bukan standar yang paling kaya di antara mereka, Aku .sendiri hanyalah salah seorang dari kaum rnuslimin.""

Jib menugaskan para gubernurnya, Urnar akan menulis perjanjian yang disaksikan oleh kaum Muhajirin. Umar mensyaratkan kepada mereka agar tidak menaiki kereta kuda, tidak memakan makanan yang enak-enak, tida.k berpakaian yang halus, dan tidak menutup pintu rumahnya kepada rakyat yang mernbutuhkan bantuan, [ika mereka melanggar pesan ini maka akan mendapatkan hukuman.P

[ika seseorang berbicara kepadanya menyampaikan berita, dan ia berbohong dalam sepatah atau dua patah kalimat, maka Umar akan segera menegurnya dan berkata, "Tutup mulutmu, tutup mulutmul" Maka lelaki yang berbicara kepadanya berkata, "Demi Allah sesungguhnya berita yang aku sarnpaikan kepadamu adalah benar kecuali apa yang engkau perintahkan aku untuk menutup mulut.'

Mu'awiyah bin Abi Sufyan berkata, "Adapun Abu Bakar, ia tidak sedikitpun menginginkan dunia dan dunia juga tidak ingin datang menghampirinya. Sedangkan Umar, dunia datang menghampirinya namun dia tidak rnenginginkannya, adapun kita bergelirnang dalam kenikmatan dunia."

Pernah Umar dicela dan dikatakan kepadanya, "Alangkah baik jika engkau mernakan rnakanan yang bergizi tentu akan membantu dirimu supaya lebih kuat mernbela kebenaran." Maka Umar berkata, "Sesungguhnya aku telah meninggalkan kedua sahabatku (yakni Rasulullah dan Abu Bakay, pent.) dalam keadaan tegar (tidak terpengaruh dengan dunia, pent.) rnaka jika aku tidak mengikuti ketegaran rnereka, aku takut tidak akan dapat mengejar kedudukan mereka."21

mengisyarardtkan untuk rreruju' ke kitabnyCli Sllslfah al·Ahadit5t iJd~DhBif8h no. 3056. Auapun hQd~ts, "Sesunggunnya setan ketakutan ternadep Umcr." terdapat syahlooya datam had its yang ke lSI dan dinwayatkan secara Mauquf oan Ibnu r-tas'uo clen.gan sanae yang basan sewgaimana yang terdepat datam Fadhai! Shahab8h karya el-Irrern Ahmad No. 4'5.

IB Dikeluarkan cleh At-Tlrmidzi dalam kitab al-Manaqib(hadits no. 3791) darj hadits Abu Q~jabah dari Anas. dan dia berkata, "H:adit'So hasan shahih, dan dikeluar'rum pula oleh imam Ahmarl oalam f.1usnarIr 3/184, dan d~5hah\hk(l11 olen o'S·Syaikh nasruddrr. el-Albant delam Sahih al·Jami', no. 90B, dan dalam 517silah al-al·Ahadits Bsh·Shahihah NQ, 1224.

" Dikelu.,l<ao ole~ Ibnu So'.d oalarn Th.baQa~ 3/275 dengan s.nad yang shahin.

]0 Ibnu Sa'ad menyebutken hal yang senada dan rinqkas di dalam ath·rharuqaf- 3/207 darl [alan al-Waqidi dan dikeluarkan olen .th·Thaba,1 dalam r"rlkh nya, 41207 dengan sanad la bo'sa bin (~dak menqapa)

11 Ath~ThabaQat a/·Kubra, 2/277 denqan redeksi yang' rrunp dan jalan Hafseh ~J, bandjngkan denqen Tarikh ath·ThJbafl~ 31617, dan Ibnui Jauzi, 4/198

, ·Sid«lJ.«ft wan Nih"lJ.o.h

..

177

Beliau selalu mernakai jubah yang terbuat dari kulit yang banyak tarnbalannya -sementara beliau adalah Khalifah-, berjalan mengelilingi pasar sambil membawa tongkat di atas pundaknya untuk memukul orang-orang yang melanggar peraturan, Jib beliau melewati biji atupun lainnva yang bermanfaat, maka beliau akan mengambilnya dan rnelemparkannya ke halaman rumah orang.F

Anas berkata, "Antara dua bahu dari baju Umar, terdapat empat tambalan, dan kainnya ditambal dengan kulit, Pernah beliau khutbah di atas mimbar mengenakan kain yang memiliki 12 tambalan.P Ketika rnelaksanakan ibadah haji beliau hanya menggunakan 16 dinar, sementara beliau berkata kepada anaknya, "Kita terlalu boros dan berlebihan."

Beliau tidak pernah bernaung di bawah sesuatu, tetapi beliau akan meletakkan kainnya di atas pohon kernudian bernaung di bawahnya. Beliau tidak memiliki kemah ataupun tenda.24

Ketika mernasuki negeri Syam saat penaklukan Baitul Maqdis beliau mengendarai seekor unta yang telah tua. Kepala beliau yang botak bersinar terkena marahari, Waktu itu beliau tidak mengenakan topi ataupun sorban, Kaki beliau rnenjulur ke bawah kendaraan tanpa pelana. Beliau rnembawa satu kantong yang terbuat dari kulit yang digunakan sebagai alas untuk tidur jika beliau berhenti turun,

Ketika singgah di Baitul Maqdis beliau segera memanggil pemimpin wilayah itu dan berkata, "Panggil kemari pemimpin wilayah ini." Orangorang segera memanggilnya, ketika hadir Umar berkata padanya, "Tolong cucikan bajuku ini sekaligus jahitkan dan pinjami aku baju." Maka dibawakan kepada beliau baju yang terbuat dari katun. Beliau bertanya, "Apa ini?" Dikatakan kepadanya bahwa baju ini dibuat dari katun. Beliau bertanya kepada mereka, "Apa itu katun?" Mereka memberitahukan kepadanya apa itu katun, Umar segera melepas bajunya lalu mencuci kemudian menjahitnya. Setelah kering beliau mengenakannya kembali. Melihat hal tersebut pemimpin wilayah itu berkata padanya, "Engkau adalah penguasa Arab, di negeri ini tidak pantas seseorang mengendarai unta." Maka segera dibawakan kepadanya kuda yang bagus. Umar segera melepas pelana dan pedalnya lalu menaikinya. Ketika Umar mulai mengendarainya, kuda tersebut berjalan dengan liar, beliau segera memerintahkan kepada orang yang bersarnanya, "Tahan kuda ini! Aku tidak mengira jika orang-orang di sini suka mengendarai setan-setan, tolong berikan untaku kernbalil" Setelah itu beliau turun dan kembali mengendarai untanya.25

Diriwayatkan dari Anas ia berkata, "Aku pernah bersarna Umar, kemudian beliau masuk ke kebun untuk buang hajat -sementara jarak antara diriku

" fb,d3/330.

2l Sebagaimana yang dlkeluarken olen Ibnu Sa'ad dari jalan·jalan yang sahih bersumber dari riway.at Anas. (Ath- Tl1abaqat stKubra, 3/328)

}_~ lbnu Sa'ad menqeluarkan yang senede dalam ath- Thabilqat, 3/279. as Uhat Ibn Jauz. Manaqib Umer, Him, 151

178

AI-BidtllJt>h WM Nihat)ah

dan dirinya hanyalah pagar kebun- aku dengar ia berkata sendiri, "Hai Umar bin al-Khaththab, engkau adalah Amirul mukrninim, ya ... engkau adalah Arnirul mukminin! Demi Allah takutlah engkau kepada Allah Hai Ibn 211- Khaththab, jika tidak Allah pasti akan mengadzabmu.v=

Disebutkan bahwasanya Umar =$ pernah membawa tempat air di atas pundaknya. Sebagian orang mengkritiknya, namun beliau berkata, "Aku terlalu kagum terhadap diriku sendiri oleh karena itu aku ingin menghinakannya." Pernah beliau me.aksanakan Shalat Isya' bersama kaum muslimin, setelah itu beliau segera masuk ke rumah dan rnasih terus mengerjakan shalat hingga fajar tiba."

Pada waktu tahun paceklik dan kelaparan beliau tidak pernah makan kecuali roti dan minyak hingga kulit beliau berubah menjadi hitam. beliau berkata, "Akulah sejelek-jelek penguasa apabila aku kenyang sernentara rakyatku kela paran."

Pada wajah beliau terdapat dua garis hitarn disebabkan banyak menangis. Terkadang beliau mendengar ayat Allah dan jatuh pingsan karena perasaan takut, hingga terpaksa dibopong ke rumah dalam keadaan pingsan. Kemudian kaum rnuslirnin menjenguk beliau beberapa hari, padahal beliau tidak merniliki penyakit yang membuat beliau pingsan kecuali perasaan takutnye."

Thalhah bin Ubaidiliah berka.ta, "Suatu ketika Umar keluar dalam kegelapan rnalarn dan masuk ke salah satu rumah, maka pad a pagi hari aku mencari rumah tersebut dan aku datangi, ternyata dalam rumah itu terdapat seorang perempuan tua yang buta sedang duduk. Aku tanyakan kepadanya, "Mengapa lelaki ini (Umar) datang ke rumahmu?" Wanita itu menjawab, "121 selalu mengunjungiku setiap beberapa hari sekali untuk membantuku mernbersihkan dan mengl1rus segala keperluanku." Aku berkata kepada diriku, "Celakalah dirimu wahai Thalhah, kenapa engkau mernata-matai Urnar?"

Aslam Maula Umar berkata, "Pernah datang ke Madinah satu rombongan saudagar, mereka segera turun di mushalla, maka Umar berkata kepada Abdurrahman bin Auf, 'Bagaimana jika malam ini kita menjaga mereka?' Abdurrahrnan berkata, 'Ya, aku setuju" Maka keduanya meniaga para saudagar tersebut sepanjang malarn sambil shalat. Namun tiba-tiba Umar mendengar suara anak kecil menangis, segera Umar menuju tempat anak itu dan bertanya kepada ibunya. 'Takutlah engkau kepada Allah dan berbuat baiklah dalam merawat anakmu.' Kernudian Umar kernbalr ke tempatnya. Kemudian ia mendengar lagi suara bayi itu dan ia mendatangi tempat itu kembali dan bertanya kepada ibunya seperti pertanyaan beliau tadi.

Setelah itu Umar kembali ke tempatnya sernula. Oi akhir malarn dia mendengar bayi tersebut menangis lagi. Umar segera mendatangi bayi itu

M- Dlkeluarkan olen Ibnu Sa'ad dalam at1~~ThabaQa~ 3/292 cenpan sanae yang shahlh.

F Lihat TafSir al-Quran al-Azhim karva Ibn Katsir, 7j407, ketika meriafsirkan avat yang berbun.yi, ''Sesungguhnya Adzab Rabbmu pesti akan terjadl." Uhat pula ad-Duraral·Mantsurkarya as-Suyutf 6/118

179

' ..

"

dan berkata kepada ibunya, 'Celakalah engkau, sesungguhnya engkau adalah ibu yang buruk, kenapa aku mendengar anakrnu menangis sepanjang malam?' Wanita itu menjawab, 'Hai tuan. sesungguhnya aku berusaha menyapihnya dan memalingkan perhatiannya untuk menyusu tetapi dia masih tetap ingin menyusu.' Umar bertanya, 'Kenapa engkau akan menyapihnya?' Wanita itu menjawab, 'Karena Umar hanya memberikan jatah rnakan terhadap anakanak yang telah disapih saja.' Umar bertanya kepadanya, 'Berapa usia anakmu?' Dia menjawab, 'Baru beberapa bulan saja.' Maka Umar berkata, 'Celakaiah engkau kenapa terlalu cepat engkau menyapihnya?' Maka ketika shalat subuh bacaan beliau nyaris tidak terdengar jelas oleh para makmum disebabkan tangisnya.

Beliau berkata, 'Celakalah engkau hai Umar berapa banyak anak-anak bayi kaum muslimin yang telah engkau bunuh.' Setelah itu ia menyuruh salah seorang pegawainya untuk mengumumkan kepada seluruh orang! Janganlah kalian terlalu cepat menyapih anak-anak kalian, sebab kami akan memberikan jatah bagi setiap anak yang lahir dalam Islam.' Umar segera menyebarkan berita ini ke seluruh daerah kekuasaannya."28

Aslam berkata, "Pernah suatu malarn aku keluar bersama Urnar ke luar kota Madinah. Kami melihat ada sebuah tenda dari kulit, dan segera kami datangi, ternyata di dalamnya ada seorang wanita sedang rnenagis. Urnar bertanya tentang keadaannva, dan dia menjawab, 'Aku adalah seorang wanita Arab yang akan bersalin (melahirkan) sedang tidak rnemiliki apapun.' Umar menangis dan segera berlari menuju rumah Ummu Kaltsum binri ALi bin Abi Thalib -istrinya-, dan berkata, 'Apakah engkau mau mendapatkan pahala yang akan Allah karuniakan kepadamu?' Segera Urnar memberitakan padanya mengenai wanita yang dilihatnya tadi, maka istrinya berkata, ')'a, aku akan membantunya.' Vmar segera membawa satu karung gandurn beserta daging di atas bahunya, sernentara Ummu Kaltsum membawa peralatan yang dibutuhkan untuk bersalin, keduanya berjalan mendatangi wanita tersebut. Sesampainya di sana Ummu Kaltsum segera masuk ke tempat wanita itu, sernentara Umar duduk bersama suaminya -yang tidak mengenal Umarsambil berbincang-bincang.

Akhirnya wanita itu berhasil melahirkan seorang bayi. Umrnu Kalrsum berkata kepada Urnar, 'Wahai Amirul rnukminin sampaikan berita gembira kepada suarninya bahwa anaknya yang baru lahir adalah lelaki.' Ketika lelaki itu mendengar perkataan Amirul Mukminin ia merasa sangat kaget dan minta maaf kepada Umar, Namun Umar berkata kepadanya, 'Tidak mengapa.' Setelah itu Umar memberikan kepada mereka nafkah dan apa yang mereka butuhkan Lantas beliaupun pulang."

Aslam berkata, "Suatu malarn aku keluar bersama Urnar bin alKhaththab ke dusun Waqim. Ketika kami sarnpai di Shirar?? kami melihat

as Dike~uarkan oleh Ibnu Sa'ad dalam Thabaqat; 3/302 dengan sanadnya dari jalan AbduHah bin Umar.

~g Shlrar ada~ah sebuen surnur yang be~ar~k seklter 3 mil darl kota MadinahJ rnenqhadep ke karnpunq. (Mujam al-Mr!i'alirn ~/~ Jughrafiyah, 175).

180

AI-13idaljl'h Wl'n NihalJah

ada api yang dinvalakan, Umar berkata, 'Wahai Aslam di sana ada rnusafir yang kemalaman, mari kita berangkat menuju rnereka.' Karni segera mendatangi mereka dan temyata di sana ada seorang wanita bersarna anakanaknya sedang menunggu periuk yang diletakkan di atas api, sementara anak-anaknya sedang menangis, Urnar bertanya, 'Assalamu alaiki wahai perniiik api.' Wanita itu menjawab, 'Wa alaika as-Salam', Umar berkata, 'Karni boleh mendekat?' Dia menjawab, 'Silahkan!' Umar segera rnendekat dan bertanya, 'Ada apa gerangan dengan kalian?' Wanita itu menjawab, 'Karni kemalaman dalam perjalanan serta kedinginan.' Umar kembali bertanya, 'Kenapa anak-anak itu rnenagis?' Wanita itu menjawab, 'Karena lapar.' Umar kembah bertanya, 'Apa yang engkau masak di atas api itu?' Dia menjawab, 'Air agar aku dapat menenangkan mereka hingga tertidur, Dan Allah kelak yang akan [adi hakim antara karni dengan Urnar.'

Maka Umar menangis dan segera berlari pulang menuju gudang tempat penyimpanan gandum. Ia segera mcngcluarkan sekarung gandum dan satu ember daging, sambi! berkata, 'Wahai Aslarn naikkan karung ini ke atas pundakku.' Aslam berkata, 'Biar aku saja yang membawanya untukmu.' Umar menjawab, 'Apakah engkau mau memikul dosaku kelak di hari Kiamat?' Maka beliau segera memikul karung tersebut di atas pundaknya hingga mendatangi tempat wania itu. Setelah meletakkan karung terse but beliau segera mengeluarkan gandum dari dalamnya dan memasukkannya ke dalam periuk, Setelah itu ia memasukkan daging ke dalamya. Umar berusaha meniup api di bawah periuk hingga asap menyebar di antara jenggotnya untuk beberapa saat. Setelah itu Urnar menurunkan periuk dari atas api dan berkata, 'Berikan aku piring kalian!', Serelah piring diletakkan segera umar menuangkan isi periuk ke dalam piring itu dan menghidangkannya kepada anak-anak wanita itu dan berkata, 'Makanlah!' Maka anak-anak itu makan hingga ken yang, wanita itu berdoa untuk Umar agar diberi ganjaran pahala sementara dia sendiri tidak mengenal Umar,

Umar masih bersama mereka hingga anak-anak itu tertidur pulas.

Setelah itu Umar memberikan kepada mereka nafkah lantas pulang. Umar berkata kepadaku, 'Wahai Aslant sesungguhnya rasa laparlah yang membuat mereka begadang dan tidak dapat tidur'."30

@ KlSAH TER8UNUHNYA UMAR ~

Ringkasnya, ketika Umar selesai melaksanakan ibadah haji pada tahun 23 H beliau sempat berdoa kepada Allah di Abthah, mengadu kepada Allah tentang usianya yang telah senja, kekuarannya telah melemah, sementara rakyatnya tersebar Juas dan ia takut tidak dapat menjalankan tugas dengan sempurna. Ia berdoa kepada Allah agar Allah mewafatkannya'? dan berdoa

.;~ Dlkeluarkan oleh Ahmad dalam kitab Fadhai/ as~Shahabah~ no. 382 dan MuhaQQiq kitab Itu berkornentar, "sanadnya Hasan."

Lihat Tarlkh ath-Thaban; 4/ 205-206.

» Ibnu Sa'ad juga meqeluer can semakna denuen inl eelem ath-Thabaqatai-Kubra, 3/335.

181

agar Allah memberikan syahadah (mati syahid) serta dirnakamkan di negeri hijrah (yaitu Madinah, sebagaimana yang terdapat dalam shahih Muslim bahwa Umar pernah berkata, "Ya Allah, aku bermohon kepadamu mendapatkan syahadah (mati syahid) di atas jalanMu dan wafat di tanah Nabilvlu.t'-? Maka Allah mengabulkan doanya iru dan memberikan kedua permohonannya tersebut, yaitu mati syahid di Madinah. Ini adalah perkara yang sulit namun Allah Maha lembut kepada hambaNya. Akhirnya beliau ditikam oleh Abu Lu'lu'ah Fairuz -seorang yang asJinya beragama Majusi dan tinggal eli RomawiP ketika Urnar shalat di mihrab pada waktu Subuh hari Rabu tanggal 25 Dzulhijjah tahun 23 H dengan belati yang memiliki dua mata. Abu Lu'lu'ah menikamnya tiga tikaman -ada yang mengatakan enam tikarnan-, satu di bawah pusarnya hingga terputus urat-urat dalam perut beliau'" akhirnya Umar jatuh tersungkur dan menyuruh Abdurrahman bin Auf agar menggantikannya menjadi imam shalat. Kemudian orang kafir itu (Abu Lu'lu'ah) berlari ke belakang, sarnbil menikarn seluruh orang yang dilaluinya. Dalarn peristiwa itu sebanyak 13 orang terluka dan 6 orang dari mereka tewas." Maka segera Abdullah bin Auf36 menangkapnya dengan melemparkan burnus (baju panjang yang merniliki penutup kepala, pent.) untuk menjeratnya. kemudian Abu Lu'lu'ah bunuh diri, semoga Allah melaknatnya. Waktu itu Umar segera dibawa ke rumahnva sementara darah mengalir deras dad lukalukanya. Hal itu terjadi sebelum matahari terbit. Urnar bsrkali-kali jatuh pingsan dan sa dar, kemudian orang-orang mengingatkannya shalat, beliau sadar sambil berkata, "Ya aku akan shalat dan tidak ada bagian dari Islam bagi orang yang meninggalkan shalat." Kemudian beliau shalat, setelah shalat beliau bertanya siapa yang menikamnya?' Me:reka menjawab, "Abu Lu'lu'ah budak al-Mughirah bin Syu'bah." Beliau berkata, "Alharndulillah yang telah menentukan kematianku di tangan seseorang yang tidak beriman dan tidak pernah sujud kepada Allah sekalipun."

Kemudian Umar berkata, "Semoga Allah memberikan kejelekan baginya, karni telah menyuruhnya suatu perkara yang baik, AI-Mughirah mernberinya gaji sebanyak dua dirham per hari, kemudian ia menuntut Urnar agar gaji budaknya itu ditambah karena budaknya memiliki banyak keahlian dan merangkap beberapa profesi, yaitu sebagai tukang kayu. pemahat dan tukang besi, maka Umar rnenaikkan gajinya menjadi 100 dirham perbulan. Umar berkata padanva, "Kami dengar bahwa dirimu mampu msmbuat pe-

" D,nw.yall<an al·Bukhan dalam Shahimya, kitab Fadhail11adinah, beb Karahiyalu an-Nabi an rcre al-Madinah, (4/100 FatllUl Ban).

3) Ath-Thabarl terkara 4/190, -Dla beracama Na,5ranr," delam jilld 4/190 dla berkata, '"Abu Lu\~uah berasa~ darl Nehawanc, setelah ltv dta ditawan orang Romawi, setelan ltu dia dltawan cleh tentera kaum musllmln."

]1 As-Sifaq vaitu daeraf seldtara puser Oeru~ kulit yang toPIS yang terletak dj bewah kullt her dan dj atas daging, (LisanufArab 10/203).

JS Dalam Thabaqat Itmu ss'so, 3/337 dan riw.a.yat Hushain dari Amr bin Nalmun behwa yang terbunuh sernbilan orang, dan mung kin itu adalah kekeliruan, sebab yarlg terdepat datern Shahih a/~ Bukhari seoapalmana kelak akan diteranqkan hanva tujuh orang yang tewas, dan riwayat ini dan Hushain dad Am( dari Maimun.

J~ AI~Hafi~h Ibn Hajar berkata dalam Fathul Bar/~ 71 63, "Dl dalam Zall et-tstreo kerve Ibn Fathun dari jelen Said bin Yahya a~Urrtawi dengan sanadnva d~a berkata, "Ketika mel I hat tragedl jm rnaka selah seorenq dad Mu hajirin yang bernama Hatthan at-Tamirrum al-Yarbu"i melemperkan rnantelnva.': Dan dikataken banwa Riwayat ini yang paling shahlh dibandlnqkan rlwavat Ibnu Sa'ad yang memiliki sanae dhalf dan munqatl yang menvatakan bahwa lalekl itu adalah AbduHah bin 'Auf,. yang kemudian memer.gga~ Kepalanya, dia berkata, "hka jatan ;nl benar mClka b;sa jadi kedua or3ng ini sama-serwa bersekutu catam membunuhnya."

1S2

AI-Sidal/a.n Wa.1l Nih"l/ah

nurnbuk gandum yang berputar di udara (kincir)?" Abu Lu'Iu'ah mcniawab. "Derni Allah aku akanmernberitahukan kepadamu tentang penumbuk gandum \·ang akan menjadi pembicaraan manusia di timur dan barar -percakapan ini teriadi pada hari selasa di malam hari- dan temyata dia menikarrmva tepat pada hari Rabu di pagi hari pada 25 Dzulhijjah, Kemudian Umar mewasiatkan agar penggantinya yang menjadi Khalifah dimusyawarahkan oleh enam orang yang Rasulullah wa£at dalam keadaan ridho kepada mcreka, yaitu. Ctsman, Ali, Thalhah, az-Zubair, Abdurrahman bin Auf, Sa'ad bin Abi Waqqash ~~_ Beliau tidak menyebutkan Sa'id bin Zaid bin Amr bin Nufail alAdawi, sebab Sa'id berasal dari kabilah Urnar dan dikhawatirkan kelak dirinya terpilih disebabkan kekerabarannya yang dekat dengan Umar. Umar mewasiatkan kepada siapa yang akan menggantikannya untuk berbuat yang terbaik kcpada seluruh rnanusia dengan berbagai macam tingkatan rnereka.

Akhirnya Umar wafat hga had setelah peristiwa itu, beliau dikebumikan pada hari Ahad di awal bulan Muharrarrn tahun 24 H dan dikebumikan di Kamar Nabi di samping Abu Bakar ash-Shiddiq, setelah mendapat izin dari Ummul Mukminin 'Aisyah ;.~.

AI-Waqidi ;j.~ berkata, "Aku diberitahukan oleh Abu Bakar bin Ismail bin Muhammad bin Sa'ad dari ayahnya dia berkata, 'Umar ditikam pada had Rabu 25 Dzulhijjah tahun 23 H. Masa kepemimpinannya selarna 10 tahun 5 bulan 21 malarn, sementara pelantikan Utsman terjadi pada hari senin pada tanggal 3 Muharrarn. ketika aku sebutkan hal ini pad a Utsrnan bin Akhnas, dia berkata, 'Engkau keliru', Umar wafat 25 Dzulhijjah dan Utsman dilantik pada malam terakhir dari bulan Dzulhijjah. Dengan demikian, ia rnernulai kekhalifahannya pada awal bulan Muharram tahun 24 H."3?

Abu Ma'syar berkata, "Urnar Terbunuh pada tanggal 25 bulan Dzulhijjah tepat di penghufung tahun 23 H. Masa kekhalifahannya adalah 10 tahun 6 bulan 4 hari. Setelah itu Utsman dibaiat'" menjadi khalifah,

Ibnu Jarir berkata, "Aku diberitahukan oleh Hisyam bin Muhammad dia berkara, 'Urnar terbunuh pad a tanggal 23 bulan Dzulhijjah dan masa kekhalifahannya adalah 10 tahun 6 bulan dan empat hari'.'?"

* Riwayat Al-Bukharl Tentang Peristiwa Terbunuhnya Umar4°

Al-Bukhari berkata, "Karni diberitahukan oleh Musa bin Ismail, dia berkata, kami diberitahukan oleh Abu 'Awanah dari Husain dan Amru bin Maimun, dia berkata, aku pernah melihat Umar bin al-Khaththab beberapa hari sebelum dirinya terbunuh, di Madinah sedang berbicara kepada Hudzaifah bin al-Yaman dan Utsman bin Hunaif, ia bcrkata, 'Apa yang telah kalian perbuat? Apakah kalian takut telah rnembebani pajak bum! yang memberatkan

" Alh-Thabaqa, al-K.'bra, 31365, Tan'·h alh- Thabarl; 4/193. H Tadkh athLThaban; 4/194.

l~ fbid.

~:- Iullsan ini adaleh tambehen den naskah aslinya, ser-qaja kite sebutken karena beoitu penttncnva isi cala-nnva dan sek~ligus berscrnter dar~ jalan yang shahih.

183

dan tidak sanggup dibayar pemiliknya?' Keduanya menjawab, 'Karni membebani pajak bumi dengan sepantasnya, tidak terlalu banyak.' Umar berkata, 'Hendaklah kalian berdua meninjau ulang, jangan-jangan kalian telah membebani pajak bumi yang tidak sanggup dipikul oleh para perniliknya.' Keduanya berkata, 'Tidak.' Urnar rnelanjutkan, '[ika Allah masih memberikan kepadaku urnur yang panjang, maka akan aku tinggalkan para janda-janda di Irak dalam keadaan tidak lagi membutuhkan para pria setelah aku wafat'."

Empat hari setelah itu behau terbunuh. Amru bin Maimun berkata, "Pada pagi terbunuhnya Umar aku berdiri dekat sekali dengan Umar. Penghalang antara aku dan beliau hanyalah Abdullah bin Abbas. Kebiasaannya jika beliau berjalan di sela-sela shaf beliau selalu berkata, 'Luruskan!' Setelah melihat barisan telah rapat dan lurus beliau maju dan mulai bertakbir, Pada waktu itu mungkin beliau sedang membaca surat Yusuf atau an-Nahl ataupun surat yang lainnya pada rakaat pertama hingga seluruh jarna'ah hadir berkurnpul. Ketika beliau bertakbir tiba-tiba aku rnendengar beliau menjerit, 'Aku dimakan anjing (aku ditikam).'

Ternyata beliau ditikam oleh seorang budak, kernudian budak kafir itu lari dengan membawa pisau belati berrnata dua. Setiap kali melewati orangorang dia menikamkan belativa ke kanan maupun kiri hingga menikam 13 orang kaum muslimin dan 7 di antara mereka tewas. Ketika salah seorang dad kaum mulimin melihat peristiwa itu ia melemparkan burnus (baju berpenutup kepala) untuk menangkapnya. Ketika budak kafir itu yakin bahwa dia akan tertangkap dia langsung bunuh did. Umar segera menarik tangan Abdurrahman dan meyuruhnya maju menjadi imam. Siapa saja yang berdiri di belakang Umar pasti akan melihat apa yang aku lihat. Adapun orang-orang yang berada di sudut-sudut masjid, mereka tidak tahu apa yang telah terjadi hanya saja mereka tidak lagi rnendengar suara Urnar, di antara mereka ada yang mengatakan, 'Subhanallah:

Maka akhirnya Abdurrahman yang menjadi imam shalat mereka dan ia sengaja memendekkan shalat. Selesai orang-orang mengerjakan shalat, Umar berkata, 'Wahai Ibnu Abbas Iihatlah siapa yang telah menikamku.' Ibnu Abbas pergi sesaat kernudian kembali sambil berkata, 'Pembunuhmu adalah budak rnilik al-Mughirah'. Umar bertanya, 'Budaknva yang lihai bertukang itu?' Ibnu Abbas menjawab, 'Ya.' Dmar berkata, 'Sernoga Allah membinasakannya, padahal aku telah menyuruhnya kepada kebaikan, Alhnmdulillah yang telah menjadikan sebab kematianku di tangan orang yang tidak beragama Islam, engkau dan ayahmu (Abbas) menginginkan agar budak-budak kafir itu banyak tinggal di Madinah'."

Pada waktu itu Abbas yang paling banyak memiliki budak, Abbas pernah berkata kepada Umar, "Jika engku mau budak-budak itu akan kami bunuh.' Urnar menjawab, "Engkau salah, bagaimana membunuh mereka setelah rnereka mulai berbieara dengan menggunakan bahasa kalian, shalat menghadap ke arah qiblat kalian dan rnelaksanakan haji sebagaimana kalian melaksanakanny a? II

' ....

184

AI-/Jida'lah Wan Nihavah

Umar segera dibawa ke rumahnya, Karni berangkat bersarna-sama mengikutinya. Seolah-olah kaum muslim in tidak pernah mendapat musibah sebelumnya. ada yang berkomentar, "Lukanva tidak parah." Dan ada juga yang berkata, "Aku khawatir ia akan tewas." Setelah itu dibawakan kepadanya minuman nabidz dan ia meminumnya, tetapi minuman tersebut keluar kembali dari perutnya yang ditikam. Kemudian dibawakan kepadanya susu dan ia meminumnya, namun susu terse but tetap keluar lagi dari bekas lukanya, maka yakinlah mereka bahwa Umar tidak tertolong lagi dan ia pasti akan tewas, rnaka karni masuk menjenguknya, sementara orang-orang berdatangan mengucapkan pujian atas dirinya. Tiba-tiba datang seorang pemuda dan berkata, "Bergembiralah wahai Amirul Mukminin dengan berita gembira dari Allah untukmu, engkau adalah sahabat Rasulullah, pendahulu Islam, engkau menjabat pemimpin dan engkau berlaku adil, kernudian engkau diberikan Allah syahadah (mati Syahid)." Urnar menjawab, "Aku berharap seluruh perkara yang engkau sebutkan tadi cukup untukku, tidak lebih ataupun kurang." Tatkala pemuda itu berbalik ternyata pakaiannya terjulur hingga menyentuh lantai.

Umar memanggilnya dan berkata, "Wahai saudaraku, angkatlah pakaianmu sesungguhnya hal itu akan lebih bersih bagi pakaianmu dan lebih menaikkan ketaqwaanmu kepada Rabbmu. Wahai Abdullah bin Umar lihatlah berapa hutangku." Mereka hitung dan ternyata jumlahnya lebih kurang sebanyak 86.000. Urnar berkata, "Jika harta keluarga Urnar cukup untuk melunasinya maka bayarlah dari harta mereka, jika belum juga lunas mintalah kepada Bani Adi bin Ka'ab dan jika temyata belum juga cukup rnaka mintalah pada kaum Quraisy dan jangan minta kepada selain mereka, Maka tunaikan hutang-hutangku, berangkatlah engkau sekarang ke rumah 'Aisyah -umrnul rnukminin- dan katakan, "Umar menyampaikan salam kepadanya dan jangan kau katakan salam dari Amirul mukminin, sebab sejak hari ini aku tidak lagi menjadi Amirul mukminin, katakan kepadanya bahwa Urnar bin al-Khaththab minta izin agar dapat dimakamkan di samping dua sahabatnya, Maka Abdullah bin Umar segera rnengucapkan salarn dan minta izin masuk kepada 'Aisyah, dan ternyata ia sedang duduk menangis. Abdullah bin Umar berkata, "Umar bin al-Khaththab mengucapkan salarn untukmu dan ia minta izin agar dapat dimakamkan di sisi kedua sahabatnya." 'Aisyah menjawab, "Sebenarnya aku menginginkan agar tempat tersebut menjadi tempatku kelak jika mati, namun hari ini aku harus mengalah untuk Ulnar."

Ketika Abdullah bin Umar kembali, maka ada yang rnengatakan, Lihatlah Abdullah bin Urnar telah datang. Umar berkata, "Angkatlah aku." Salah seorang menyandarkan Umar ks tubuh anaknya Abdullah bin Umar "'$.

Umar bertanya kepadanya, "Apa berita yang engkau bawa?" Dia menjawab. "Sebagaimana yang engkau mginkan wahai Amirul mukminin, 'Aisyah telah mengizinkan dirimu." (dimakamkan di sisi dua sahabatmu, pent.) Maka Urnar berkata, "Alhamdulillah, tidak ada yang lebih renting

.. " daqah wall Milral/alr

185

bagiku selain dari itu, jika aku wafat maka bawalah jenazahku ke sana dan katakan, 'Umar bin al-Khaththab minta izin untuk dapat masuk, jika ia memberikan izin maka bawalah aku masuk. tetapi jika ia rnenolak, maka bawalah jenazahku ke pemakaman kaurn muslimin'." Tiba-tiba datanglah Hafshah beserta rombongan wanita, ketika kami melihat ia masuk rnaka kami segera berdiri menghindar, Hafshah duduk di sisinya dan menangis beberapa sa at, tak berapa lama datang .rombongan Ielaki minta izin untuk dapat rnenjenguk umar, maka segera Hafshah masuk ke dalam sambil mempersilahkan rombongan lelaki menjenguk Umar. Semen tara karni masih mendengar isak tangisnya dari dalam.

Orang-orang berkata, "Berilah wasiat wahai amirul mukminin, pilihlah penggantimu!" Umar berkata, "Aku tidak mendapati ada orang yang lebih berhak untuk memegang urusan ini (menjadi khalifah) selain dati enam orang yang Rasulullah ~ rel a atas mereka ketika wafatnya." Umar menyebutkan nama mereka, Ali, Utsman, az-Zubair, Thalhah, Sa'ad dan Abdurrahrnan. Beliau berkata, "Yang menjadi saksi kalian adalah Abdullah bin Umar, dan ia tidak berhak dipilih. [ika kelak yang terpilih Sa'ad maka dia berhak untuk itu, jika tidak maka hendaklah kalian memintanya agar menunjuk siapa yang berhak di antara kalian, sebab aku tidak pernah mencopotnya disebabkan dia berkhianat ataupun kelemahannya. Aku wasiatkan kepada Khalifah setelahku agar memperhatikan kaum Muhajirin yang terdahulu keislamannya, hendaklah dijaga dan diperhatikan hak-.hak maupun kehormatan mereka. Aku juga wasiatkan kepada penggantiku kelak agar memperhatikan kaum Anshar sebaik mungkin. Merekalah orang-orang yang telah menyiapkan kampung halaman beserta rumah rnereka untuk menampung kaum Muhaiirin dan orang-orang yang beriman. Hendaklah kebaikan mereka dihormati dan diterima dengan baik, dan keje1ekan mereka hendaklah dirnaafkan, Aku wasiatkan kepada pengantiku untuk memperhatikan seluruh penduduk kota sebab rnereka adalah para penjaga Islam, pemasok harta dan pagar pelindung terhadap rnusuh, Ianganlah diarnbil dari mereka kecuali kelebihan dari harta rnereka dengan kerelaan hati mereka, Aku wasiatkan juga kepada penggantiku kelak agar memperhatikan dengan baik orang-orang Arab pedaiarnan. sebab mereka adalah asalnya bangsa Arab dan personil Islam. Hendaklah dipungut dari rnereka zakat binatang ternak rnereka dan disalurkan kepada orang-orang yang miskin dari rnereka. Aku wasiatkan juga kepada penggantiku kelak agar menjaga seluruh ahli dzimmah. Hendaklah perjanjian maupun kesepakatan dengan mereka tetap dipelihara, Dan yang diperangi itu hendaklah orang-orang kafir selain mereka (selain ahli dzimmohi. Janganlah rnereka dibebani dengan hal yang tidak dapar mereka pikui."

Ketika Urnar wafat maka kami keluar rnembawa jenazahnya menuju rumah I Aisyah, Abdullah bin Umar mengucapkan salarn sarnbil berkata, "Umar bin al-Khaththab minta izin agar dapat masuk." 'Aisyah menjawab.

186

A(-l3idaljah wan NihaVtln

3awalah ia rnasuk." Maka jenazah Umar dibawa masuk dan dikebumikan di :empat itu bersarna kedua sahabatnya."

• Umurnya KeUka Wafat

Masih diperselisihkan berapa usia Umar ketika ia wafat, dalam masalah in: terdapat sepuluh pendapat. Kernudian Ibnu Katsir menyebutkan sembilan pendapat saja dengan memulai pendapat yang didahulukan aleh Ibnu [arir dalarn tarikhnya.

Ibnu [arir berkata, "Kami diberitahukan oleh Zaid bin Akhzarn ia berkata, Karni diberitahukan oieh Abu Qutaibah dari jarir bin Hazirn dari Ayyub dari :'\afi' dari Abdullah bin Umar'~ ia berkata, "Umar terbunuh ketika berusia 55 tahun. ad-Darawardi meriwayarkan dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi' dari Abdullah bin Umar, Dernikian pula Abdur Razzaq mangatakan yang sama dari nwayat Ibnu Juraij dari az-Zuhri, adapun Ahmad meriwayatkanya dari Hasyirn dari Ali bin Zaid dari Salim bin Abdullah bin Umar42

Setelah itu ia menyebutkan pendapat lain, "Diriwayatkan dari Amir asSya 'bi, dia berpendapat, "Ketika Umar wafat ia berusia enam puluh tiga tahun."43 Menurutku, inilah pendapat yang masyhur. Ia juga menyebutkan pendapat al-Madaini, "Umar wafat ketika beruaia lima puluh tujuh tahun."44

" Kitab Fadha,/ Shanatmh, Bob Qissatu/Sarah, (7/59 dert F8thu/8ar~. '1 Tankh ath·Tha/)ar~ 4/197

~] Ibid 4/198, lbnu Salad menyebutkan hal yang semejce da~am Thsbaqac 3/365 carl due jalan Dari Abu Ishaq as·Sabi'jy dan Arnir Ibnu Sa'ad dan Jarir bahwa dia pemah rrencencer MlJawiya~ berkata, "Urnar wafat ketlka berusla enam putuh bga tahun," AI-Waqldi berkata, "Hedits inl tidak kami ketahul perneh terdenqar ci Medinah, pendapat yang pa~jng kuat menurut kami babwe difi wi=lfat ke:t"rka betllsi.. enam pulul1 tahuo."MenLJrlltku, lsnad Ibrur Sa'ad jernah dl daertmva terdepat Hatiz MalJ~a 'Muawiyah, berkete el-Heflzh mengenci diri perewi ~f1; delem at-raqdb 110. 1195, "D~a. majtJuf(tidak ell kenai) dar! tniibaqah re tiga, ,

~ tl-iat Tank/"; atn- Thabari£ 4/ 198/ kukataken. -Pencapat ar-Madaini sesuar denqan spa pendap.at pengarang bahwa umurnya ketika rnasuk Islam dua pulun tUJuh rahun, tepatnya enarn tahun setelah Rasul di utus.] 27+ 7+23:.57}, ,.

187

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->