P. 1
TAUSIAH

TAUSIAH

|Views: 869|Likes:
Published by qc_gtech

More info:

Published by: qc_gtech on Mar 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/28/2012

pdf

text

original

KHASANAH TAUSIAH JILID 1

Created by : Divisi Pembinaan Qudwah 3

SEDIKIT PROLOG

Segala puji bagi Allah SWT yang telah menunjuki kita kedalam jalan Islam ini. Segala puji Bagi Allah SWT yang juga telah menunjuki kita kedalam jalan dakwah ini. Shalawat dan Salam semoga tercurah selalu kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW yang dengan perantara beliaulah cahaya risalah datang susul menyusul menerangi alam semesta ini hingga keindahan Islam dapat kita alami dalam dada-dada kita. Sahalawat dan Salam semoga juga tercurah kepada keluarga beliau, para sahabat dan orang-orang yang tetap istiqomah dijalan Islam ini hingga hari akhir nanti. Ayyuhal ikhwah rahimakumullah, buah dari sebuah tarbiyah adalah lahirnya pribadi-pribadi muslim yang dai. Dalam lingkup natijah (hasil) ini diperlukan kerja keras yang berkelanjutan dari semua elemen dakwah yang ada dengan segala amunisinya. Kata Amunisi disini berarti perangkat-perangkat dakwah dari seorang da’I sebagai alat perang kepada obyek dakwahnya. Khasanah tausiah, adalah kumpulan suhuf-suhuf tausiah yang pernah dibuat oleh temanteman 2001 baik yang dikirim lewat milis angkatannya (SIGMA ’01) ataupun secara dadakan dibuat depend on situasi dan kondisi. Suhuf itu sengaja dikumpulkan menjadi satu bundelan tausiah atas inisiatif divisi pembinaan Qudwah 3 sebagai proyek besarnya. Semoga kehadirannya dapat menambah amunisi bagi jundi-jundi da’wah imoet. Jundi dakwah imoet, begitu panggilan yang kami sandangkan kepada aktivis dakwah sekolah. Karena adanya sisi keunikan dari segmentasi dakwah sekolah itu sendiri yang obyek dakwahnya enerjik, muda, masih kekanakan dan gaul. Wabillahi taufik

2

DAFTAR ISI

Prolog Daftar Isi - Menuju kerinduan kedekatan - Tangis Tawa kehidupan - Dan mimpipun bercerita - Cinta - Dakwah: Bainal Amsi Wal Yaum - Sahabat - Re: [sigma_01] [propaganda narsisme] tentang kue - Re: [sigma_01] [jelang ramadhan bermakna] Akhir yang indah - Re: [sigma_01] [jelang ramadhan bermakna] ramadhan bersama orang tua kita - Re: [sigma_01] [jelang ramadhan bermakna] walkthrough - Re: [sigma_01] [jelang ramadhan bermakna] riadhah (latihan) diri - Re: [sigma_01] [jelang ramadhan bermakna] zamannya poling diramadhan - [ jelang ramadhan bermakna] suatu risalah pembuka - 4 episode penyesalan - Selubung hikmah kulit kita - Kesabaran sang tanah lempung - Sering kali kita berlaku tidak sopan dihadapan Allah SWT - Syakhsiyah Rijalud Da’wah

1 2 3 6 8 10 12 13 14 15 17 19 20 21 23 24 27 28 30 32

3

Menuju kerinduan kedekatan

Assalamu’alaikum Wr.Wb Yup fren…cuma sedikit tersadarkan nih pas lagi main game hp (dasar pengangguran !) Cuma bisa sekali nyampe ke evil level selebihnye nongkrong di level yang mudah, syukursyukur dimedium level. Saat itu hris juga disadarkan bahwa keadaan manusia dalam menapaki jalan menuju Robbnya juga berlevel-level. Dan itu tercermin dari kondisi ruhani orang tersebut, maka wajar aja klo syurga itu pun diciptain bertingkat-tingkat. Dalam menapaki level kondisi ruhani tersebut dapat saja seseorang dapat naik level ataupun turun level, itu pun wajar karena toh manusia diciptakan dari unsur sama’ (langit) dan turob (tanah), bisa lebih mulia dari malaikat atau bisa rendah dari binatang. Hris disini gak mo bahas tentang tingkatan / levelisasi kedekatan kita terhadap Robb versi orang-orang sufi yang sangat dikotom seperti kasta itu, karena level “kedekatan” kita terhadap Robb teramat unik dan privat sehingga dapatlah dikatakan, “maaf ini terlalu pribadi !!”. Hris hanya ingin membahas tentang jalan menuju kenaikan tingkat “kedekatan” tersebut. Ada tiga jalan … 1. Pengetahuan 2. Penderitaan 3. Pemilihan Pengetahuan dapat menuntun kita ke level “kedekatan” selanjutnya, ingatlah dengan pengetahuan adam dapat menjawab keragu-raguan malaikat tentang kenapa manusia diciptakan menjadi khalifah di bumi ( QS.2:30-33) hris jadi teringat apa kata teman yang jadi dokter, dia bilang mukjizat / keajaiban Allah SWT sangat terasa diwaktu dia ngebantu proses kelahiran bayi. Benarlah firman Allah SWT “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula) … (QS. 46:15)” ada juga pengalaman pribadi melalui ngelab tugas akhir. waktu itu sedang begadang nungguin reaksi dan ketiduran. Tidak sadar, ternyata alarm udah bunyi dari tadi, so..walhasil produk yang diharapkan gagal walau itu cuma telat ½ jam karena terlanjur teroksidasi akut sehingga hris tersadar oleh ayat “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran (QS. 54:49). Subhanallah !! beruntunglah kita yang selalu mencari pengetahuan untuk naik level “kedekatan” ini seraya berucap “Ya Tuhan kami, tiadalah

4

Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka (QS. 2:191)” Kedua, dari penderitaan. Hris jadi teringat waktu Qodhoya Rawai liqo dengan para menti hris. Walau sedikit agak guyon waktu dia bilang deket sama Allah diwaktu dia sakit karena terus-terusan ngomong “ Ya Allah …Ya Allah …” tapi itu semua benar, jujurlah saat terindah kita adalah waktu kita sakit, sedih, tertekan, terzalimi, terbuang, tersingkir, terputus, terlupakan dan ter-ter yang lain ( Wah kayaknya pengalaman betul nih ) lalu disaat itu kita buat keadaan kita untuk bersabar, wudhu, shalat 2 rakaat, baca Al-Qur’an, berdoa dengan khusyu dan menangis hingga air mata kerinduan jatuh dengan jernihnya disajadah. Disaat itu kita dapatkan kondisi kita seperti anak yang tenang ….lelap ….dipangkuan ibunya setelah menangis. Ingatlah fren : “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan). Terakhir dari pemilihan…. Sadar gak sih semua di dunia ini hrus memilih dari bangun tidur ampe tidur lagi, bagi ikhwan hal yang kritis dalam pemilihan cuma satu yaitu aisyah, yang jilbab biru apa yang putih ya, tapi yang ijo menantang nih (ups !) Tapi klo akhwat banyak bett !! klo masalah milih memilih. Mulai dari warna kulit, ma’isyah, tinggi badan, ganteng, romantis,pengertian,dewasa sampai harus teken kontrak jangan dilarang dakwah di SMA (lho kok!?) Yup fren itu cuma contoh, tapi dalam pemilihan itu kita bisa naik ke tingkat “kedekatan” yang lebih tinggi loh. Bangun tidur mo langsung shalat subuh apa mo tidur lagi, lagi sibuk kerja ngejar deadline dan zriing tiba-tiba azan zuhur berkumandang. Nah dari sini mau shalat jamaah apa mo kebut malih !! Apalagi buat ikhwan pas lagi ada bola malam hari, ini mau nonton apa Qiyamul Lail ya? Allah SWT berfirman “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka …(QS. 33:36) Ok fren Intinya disini adalah klo ente-ente pade mo lebih deket ma Allah carilah terus ilmu sebanyak-banyaknya dan I’tibarkan ke jalinan hikmah Illahi Robbi, jadikan moment penderitaan sebagai bonus untuk lebih dekat kepadaNYA dan tiap2 pilihan telah jelas akan hitam dan putihnya so pilihlah pilihlah - pilihan yang akan membawa kita ke level

5

“kedekatan” selanjutnya dalam proses kehidupan kita. Wabillahi taufik …. Semoga bermanfaat.

Tangis Tawa Kehidupan

Assalamu’alaikum Wr.Wb Fren... tadi malam hris menangis merenungi apa-yang telah-dan yang akan-terjadi.... entah kenapa setelah itu hris tiba-tiba tersenyum teringat hal-hal indah waktu kecil apa lagi ingat keriangan dan kelucuan – kelucuan kembar (duh ade kembar....) jadi pengen nulis tausiah tentang menangis tertawa deh.....boleh ya? Jika antum baca koran tempo minggu kemaren (saat itu tahun 2005-red-) ada tuh dirubrik teknologinya tentang didapatnya penelitian bahwa hewan seperti anjing dan tikus bisa tertawa juga seperti manusia. Walau ini perlu dishahihkan lebih lanjut lewat penelitian selanjutnya ( ayo...siapa yang dah kelar penelitian? ). Dikoran itu disebutkan bahwa anjing tertawa terindikasi dari nafas - nafas pendek layaknya sewaktu main lari - larian sama pemiliknya [separuh nafas?] sedang tikus tertawa lewat suara mencicitnya sewaktu bermain dengan sesamanya. Wah....memang tertawa menjadi bahasa universal alam. Biasanya sih hris tertawa jika udah ngeliat teman seliqo mengeluarkan jurus kancil melarikan dirinya jika tiba-tiba terpojok oleh murobbi tentang suatu masalah yang terjadi dan dia udah kena skakmat salah. Apa lagi klo tiba-tiba temen ngedumel ngambek campur marah jika terjebak dengan kenarsisan hris. Ha...ha...ha.... Inget gak sih.......sebelum kita bisa ngomong “mama” or “papa” or “ Ka’ Ais” [untuk de’kem2] kita terlebih dahulu bisa tertawa? [ciluuuk....ba...] padahal gak lama sebelum itu kita menangis sewaktu kita baru dilahirin. Mungkin hris bisa mengaitkan dengan analisa berikut....[mungkin yang lain bisa beda, silakan...]. Kita nyaman sewaktu kita dirahim karena koordinat kedekatan kita terhadap hadirnya “pencipta” .....ruh ini tidak begitu jauh. Dirahim itu pula kita terselubung dengan rasa kasih-sayang total [rahim] Robb lewat ibu kita. Setelah itu kita dilahirkan dan kita langsung menangis karena berpisahnya kita dengan “kedamaian kedekatan” yang terjadi.

6

Kita rindu pulang......tapi setelah itu kita masih merasakan adanya kasih sayang lewat perantara ibu kita.....akhirnya lambat laun kita diam-tenang-dan seiring adaptasi kita didunia lahirlah fitrah tertawa kita dengan muka termanis-terimoet kita selama didunia. Selanjutnya umurpun berjalan dan akhirnya baru kita bisa berbicara baik guna maupun ngak-baik gombal maupun tegar-baik caci maupun zikir- Segala puji bagi Allah pemilik tangis-tawa kehidupan (QS. 53:43) Itu didunia.....di akhirat...? [dah mulai berat neh] tertawa hanya ada di surga (QS. 80:3839) dan menangis hanya ada dineraka. Sedang berbicara ada dikeduanya, bedanya disurga hanya ada perkataan yang guna (QS. 78:35) sedang dineraka hanya ada perkataan penyesalan (QS. 6:27). So....dimana kita kelak? Menangislah banyak-banyak didunia (QS.9:82) daripada tertawa dengan menyungkur sujud dikeheningan malam seraya bermohon ampunan kepadaNYA terhadap dosa-dosa yang telah diperbuat.....biar nanti diakhirat kita termasuk dalam golongan orang – orang yang dapat tertawa. Billahi taufik.

7

Dan Mimpipun bercerita

Assalamu’alaikum Wr.Wb Allow fren, tausiah hris kali ini terinspirasi dari mimpi tadi malem, seweneeeng banget cerita mimpinye, about taon depan [settingannya saat itu berencana menikah], tapi maaf terlalu pribadi, mo cerita ke de’kem-kem eh hpnya mati, huh dasar kembar males ngecharge !! ntar klo KKnya yang imoet ini pulang siap2 aje dicubit-cubitin… Lanjut fren, gmana mimpi ente- ente tadi malem ?? Well fren bagaimanapun baik dan buruknya mimpi kita tadi malem, tapi klo kita ceritain paling banter cuma 10 menit padahal kita tidur buat mimpi bisa ngabisin waktu 6-9 jam. Bagaimanapun buruknya mimpi kita tadi malem, mungkin ampe berdarah-darah berperang, ampe menangis bombay disaat ta’arufnya ditolak sijilbab hijau ( He..he..), mimpi jadi megaloman yang hampir mati ngelawan monster atau sakit luar biasa karena mimpi digigit mucin [Af1 cin] toh pas kita bangun kita tak merasakan sedikitpun kesakitan dan kesedihan yang kita alami pas waktu mimpi itu. Sebaliknya, bagaimanapun nikmatnya mimpi kita tadi malem, mungkin mimpi jadi saudagar ayam terbaik versi majalah time, mimpi jadi raja jazirah yang punya 11 kerajaan, 11 ladang minyak, 11 onta merah atau mimpi dapetin akhwat / ikhwan yang cakep yang no limit…ketajirannya dahsyat…akhlaqnya buronan para mertua ( hris ini? ) toh pas kita bangun kita tidak bawa apa-apa…tidak menjadi apa-apa, tetep aja masih menjadi manusia yang “biasa saja”, lupa deh nikmatnya jadi orang yang “luar biasa” pas mimpi tadi malem. Semuanya jadi fana…fatamorgana…tidak kekal. Ok! Fren begitupula kehidupan dunia (udah mulai kajian berat) terlihat lama tapi hakikatnya sebentar. Al-Qur’an mengabadikan diskusi hari akhir sebagai berikut “Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (didunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari ( QS.79:46)” di ayat lain “Allah bertanya: "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?. Mereka menjawab: "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung. Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui ( QS.23:112-114 )”.

8

Jadi kesimpulannya yang udah idup 65 tahun, 17 tahun, 100 tahun dengan segala macam suka dukanya dikehidupan didunia pas dibangkitkan nanti mereka cuma bisa jawab sebentar aja tuh gak ampe sehari…seakan-akan mereka baru bangun dari mimpi. Maha suci Allah SWT dalam firmannya : “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu ( QS. 57:20 ). Jadi bagaimanapun perihnya ia hidup didunia dengan jihadnya, dengan dakwahnya, dengan keistiqomahan menjalankan agamanya nanti pas dibangkitkan dihari akhir ia akan merasa lupa akan perih dan sedihnya perjuangan tersebut. Sebaliknya betapapun nikmatnya ia berbuat dosa, berbuat dzalim terhadap dirinya sendiri dan masyarakat, melakukan perilaku keji dan mungkar nanti pas dibangkitkan dihari akhir ia akan merasa lupa akan nikmatnya berbuat seperti itu dulu didunia. Semuanya jadi fana…fatamorgana…tidak kekal. Yang tinggal adalah syurga dengan kenikmatannya yang kekal atau neraka dengan siksa-NYA yang kekal. Billahitaufik.

9

Cinta

Assalamu’alaikum Wr.Wb Hmm.. mari kita mulai diskusi cinta ini dengan membaca basmalah. Bismillahirrahmanirrahiim… Laila Majnun. Sederhana saja, setiap orang punya sesuatu yang sangat ia cintai, baik itu harta, kedudukan (tahta) dan wanita ( 3ta ). Tapi tarbiyah diri akan menjadi penentu nantinya bagi penempatan diri terhadap khatir (gerak hati) yang ada. Qays dalam hal ini psikisnya tidak kuat dalam kehilangan cinta laila lalu menjadi gila (majnun). Sebenarnya ini persoalan biasa dan wajar. Dalam kehidupan, tidak hanya karena cinta laila orang bisa menjadi majnun, saudara operator dipabrik juga mengalami gangguan jiwa disaat ia menabrak orang dan orang itu meninggal dunia seketika. Dia schok dan akhirnya gila (majnun). Tapi karena “cinta” adalah kata yang murah untuk dieksploitasi dan dikomersialkan maka pilhan kata “cinta” menjadi mudah untuk booming. Sehingga hris berkesimpulan, roman ini sia-sia untuk dibaca. Menghabiskan waktu hanya untuk membaca kisah hidup cinta orang gila. Padahal orang gila sudah keluar dari taklif (kewajiban2) syara’. Sehingga wajar hidupnya serampangan karena toh tidak ada haram halal dan tidak ada beban dosa dan pahala. Sehingga wajar berbakti kepada kedua orangtuanya ia tinggalkan. Sehingga juga wajar kehidupan beramal dan beribadah luluh dibawah bayangan cinta laila. Yang tidak wajar adalah menganggap ini manifestasi cinta sebenarnya bahkan cenderung mengadopsi sifat dan tindak tanduk majnun “hatta” itu sampai kata-kata puitisnya untuk menjadi standarisasi perjalanan cinta yang mendalam dari seorang ke seorang yang dicintainya. Aneh! Sibghoh yang tidak berlogika. Tapi jujur…dulu hris pun pernah mengalaminya. Tapi udah sembuh ( Hayoo yang beneer ? ). Tapi memang dahulu sangat dahsyat. Ada banyak puisi yang dibuat khusus untuknya. Tiap diktat, modul, buku kuliah pasti ada rangkaian kata namanya. Setiap curhat pasti selalu terselip namanya disitu. Tapi tarbiyah berkelanjutan menuntun hris u/sadar

10

agar tidak harus selamanya menderita menjadi majnun. Dan Allah SWT memberi buah yang manis dari doa hris yaitu ‘dia’ yang didamba [ 7 tahun setia menanti Bo’ ]. Takdir akhirnya mencari jalannya sendiri walau akal yang beranalisa dan hati yang meraba, sudah “hopeless” untuk pupus mendapatkannya. Lho kok jadi curhat sih ?! Af1…ayo kita lanjutkan lagi. Bagi hris cinta itu ibarat cahaya putih tapi bila ia dijabarkan disebuah prisma maka terurailah ia menjadi warna merah,biru,hijau dan pink (he..he..). Cinta Allah adalah yang utama…cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis) dan dari cahaya inilah cahaya-cahaya lain terbentuk. Nah dari sinilah terdefinisikan maratibul cinta. Ada cahaya cinta kepada Rasul, ada cahaya cinta kepada ibu bapak, ada cahaya cinta kepada pasangan dan saudara. Tapi itu semua harus ber-ruh-kan kecintaan kepada Allah SWT, karena semua cahaya itu bersumber dari satu cahaya. ( Baca: Aku mencintaimu karena Allah) Harusnya bagi orang yang ketarbiyah dengan baik, dalil Al_qur’an dan Sunnah sudah cukup bagi dirinya untuk berlindung diri dari ranting cinta yang rapuh untuk dijadikan pijakan, agar nantinya tidak menjadi majnun dihadapan 3ta yang pada hakikatnya akan fana. Firman Allah SWT. “(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri ( Al-Hadiid:23)”. “Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal)” ( Al-Baqarah:165 ). Wabillahi taufik. Bekasi, 30 Oktober 2008

11

Dakwah : Bainal Amsi wal Yaum

“ kesinambungan dakwah pada diri seseorang itu ditopang oleh 2 unsur yaitu quwwatul iradah dan quwwatul hamasah” Pernyataan inilah yang membuat diri diam sejenak, bermuhasabah menyesali diri. Tidak ada alasan lagi yang bisa terlintas dalam mementahkan kesimpulan bahwa diri ini sekarang lemah niat dan lemah semangat dalam berdakwah. Jangankan untuk berdakwah, mentarbiyah diripun sekarang ini masih serampangan dan tambal sulam. QL kadang iya kadang tidak, Dhuha kadang rajin, malas sering. Shaum kadang tidak, belum sama sekali iya. Padahal dahulu, dizaman suyukh-suyukh masih berkuasa menjadi jundi ditataran operasional grade umur 20an, pengorbanannya, tsabatnya, tsiqohnya dalam dakwah ini terbilang cum laude. Pondasi dakwah ditanah air ini telah mereka bangun dengan baik. Dan sampai sekarangpun mereka dalam perannya menjadi jundi ditataran kebijakan juga merancang makar-makar indah yang bernatijah adil-sejahtera untuk tanah air ini dengan baik pula. Cukup malu terhadap diri sendiri. Apa diri belum siap untuk melanjutkan tongkat estafet itu ? Atau memang diri tidak akan siap untuk memegang tongkat estafet itu ? Inspirasi penulisan: Menjadi satu2nya orang dalam lingkaran baru yang berstatus : 1. Hapalan terminimalis 2. Amal yaumiah tersederhana 3. Aktivitas dakwah terghoib 4. Masih single

12

Sahabat

Sahabat ........ bicara tentang sahabat, berarti bicara tentang sebagian dari diri kita. Ingat rasul ! nah itupun dah cukup klo ingin mengerti tentang arti sahabat. Rasul memanggil pengikut "awwalun"nya (diwaktu beliau hidup) dengan panggilan sahabat. Sebuah kata yang membuat ikrar "aku mempunyai harta banyak, setengah untukmu ..... setengah untuku (peristiwa hijrah)" sebuah kata yang dapat berucap " silakan beri minum sahabat ana dulu disana, dia sepertinya lebih membutuhkan" (dalam salah satu peperangan dan keduanya sama2 menghadapi sakratul maut) Jadi.....sahabat sejati adalah sahabat yang diikat oleh jalinan iman.....suatu jalinan yang tak rapuh didunia dan tak pudar diakhirat. Jika jalinan sahabat tidak diikat dengan ini maka boleh jadi didunia ini tak rapuh tetapi kan pudar diakhirat " Aduhai kiranya diriku tidak menjadikan dirimu sebagai sahabat bagi diriku dahulu (didunia) " (penyesalan ahli neraka yang termaktub dalam Al-Qur'an). Kenapa ? Karena mungkin didunia si sahabat itu bermotto mabuk gak mabuk asal kumpul atau masuk penjara satu bonus satu [maksudnya solider temen] tapi karena ikatan itu rapuh menurut fitrah manusia, maka diakhirat nanti satu sama lain sahabat itu akan saling mencaci kenapa dulu jadiin loe sahabat gw klo cuma ngajak keneraka. Jadi.....bersahabatlah yang sehat. Jikalau antum bertanya apakah boleh dengan lawan jenis, maka dari penjelasan kata "iman" diatas kiranya dapat ditarik kesimpulan sendiri. Iman itu jelas.....mempunyai daerah jelas.....mempunyai pagar jelas.......bukan mengekang ......tetapi menyelamatkan. Wabillahi taufik.

13

Re: [sigma_01] [propaganda narsisme] tentang kue .... Senin, 2 Mei, 2005 23:40 Dari: "mohamad haris" rumi_402002@yahoo.com Kepada:sigma_01@yahoogroups.com Yup fren masih dalam tema makanan .... baca koran tempo hari ini menggelitik ana buat lanjutin nih tema. Telah terpilih miss ratu jumbo dithailand mahasiswi,18 tahun dengan berat 110 kg yang tugas pertamanya adalah menjadi "duta konservasi gajah" Baca ini jadi inget ma makanan [emang mungkin lagee laper], selama 3 hari kemarenan tumben hr15 gak nafsu makan [kepikiran seseorang ? ] & gak mood becanda ma de'kem2. Tapi inget makanan juga inget ma selera mucin yang cukup dengan ikan teri dan kangkung [tips: bagi akhwat yang ....... hr15 dah bocorin neh] Tapi inget makanan ..... inget ma sodara2 kita di Aceh, Nias, Korea utara dan Afrika. Fren...tenyata makanan sangat diperhatiin benar loh di Agama kita ..... Makanan dalam agama kita kan tidak hanya halal tetapi juga baik [hallalan thoyyiban] baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Nabi kita juga mencontohkan kan , bahwa perut hrus 1/3 makanan, 1/3 minuman dan 1/3 udara, makan dengan tangan kanan, ambil makanan yang terdekat, makan dimulai dari pinggir piring jangan dari tengahnya dll. Dipertengahan surat abbasa, Allah menegur kita untuk tafakur memperhatikan makanan [ hendaklah manusia memperhatikan apa yang dia makan] harusnya dari sini kita menjadi orang-orang yang bersyukur .......hingga kita nanti diakhirat sana mendapat makanan yang diridhoi ........ bukan impiannya cuma dapet rumah disyurga aja.

14

Re: [sigma_01] [ jelang ramadhan bermakna] Akhir yang indah Jumat, 12 November, 2004 09:18 Dari:"mohamad haris" rumi_402002@yahoo.com Kepada:sigma_01@yahoogroups.com

Ah...entah tahun depan akankah ramadhan kan menyapa kita lagi....?? Perjumpaan yang dinantikan harusnya berbuah perpisahan yang indah..... Oleh-oleh ramadhan bukanlah baju atau sepatu......ia menghadiahi kita akan derajat taqwa. Adalah Suatu kenicayaan jika kita diakhir perjumpaan ini merenung,apakah kita layak menjadi hamba yang bertaqwa.....................? ( Astaghfirullahal adzim 3x) Apakah kita nanti setelah ramadhan nanti menjadi orang-orang yang salimul aqidah, mendirikan shalat, gemar berderma, hidup dibawah naungan Al-Qur'an dan selalu berorientasi hidup keakhirat. Ingatlah" yang mulia disisi Allah tergantung taqwanya" jadi disini taqwa adalah berderajatderajat itulah mengapa syurga itu diciptakan bertingkat-tingkat. Kenanglah ramadhan kali ini dengan kenanganmu yang indah saat-saat merayu Allah dengan zikir-zikir i'tikaf Kenanglah ramadhan kali ini dengan kenanganmu yang indah disaat lantunan ayat suci menambah keimananmu bahwa apapun krisis hidup yang dihadapi Allah senantiasa ada disampingmu

15

Kenanglah ramadhan kali ini dengan kenanganmu yang indah dalam melihat realitas kehidupan bahwa kau lebih beruntung dibanding hambanya yang lain jadi jangan sengsarakan diri......... Bersyukurlah kau dihidupkan dalam ISLAM dimana manusia yang diciptakanNYA tidak dikenalkan dengan ISLAM Bersyukurlah kau dihidupkan sebagai orang ISLAM yang mengenal shalat disaat orang ISLAM lain yang tidak mengerti arti shalat Bersyukurlah kau dikenalkan dengan dakwah ini disaat orang ISLAM yang kenal shalat tapi mereka ingin masuk syurga sendiri saja. belumkah kau dapati bisikan lembut dibalik tabir pada ramadhan kali ini yang berucap " Dan AKU telah memilihmu untuk diriKU " (AL-Qur'an) – Taqobballahu minna waminkum ..................................................minal aidin wal faidzin

16

Re: [sigma_01] [ jelang ramadhan bermakna] ramadhan bersama orang tua kita Kamis, 21 Oktober, 2004 23:35 Dari:"mohamad haris" rumi_402002@yahoo.com Kepada:sigma_01@yahoogroups.com Tadi malam, hris entah kenapa ngeliat ibu mirip bettt ma de'kembar yang lagi manismanisnya sedang tertidur nyenyak. Dah satu minggu lebih hris marahan ma de'kembar tapi tadi malam mengakhiri semuanya,lihat ibu sama aja lihat mereka diwaktu luculucunya. Jadi inget waktu curhat bareng,becanda bareng,kerjain PR bareng,cubit-cubitan bareng dll. Alhamdulillah karena ibu hris bisa liat kembar. SIGMA-ers, kalo kita denger doa orang tua kita pas kita lagi di kandungan ibunda bakalan tercinta miris kita, sama dan ayahanda kita kita memegang hampir perut ibunda ortu pasti di kita dunia kondisi sekarang. semua

mengucapkan do`a ini: "mudah-mudahan mereka, mungkin anak for kita whole jadi anak dikasih yang sholeh or more. yang dan sholehah". itu doa ga do`a

nine

months

pasti

ngucapinnya juga

main-main...sungguh-sungguh...trus

nama

merupakan

(minimal ada artinya dan harapan ortu) haris_imoet misalnya ,pasti harapannya supaya menjadi anak yang imut,walaupun ampe sekarang gak imut-imut. Jadi takut, kalo-kalo kita mengecewakan mereka. mereka kecewa dengan kondisi kita, tingkah laku kita, ucapan kita, respon kita kepada mereka. bisa jadi di depan mereka kita baik, sholeh, sopan, ucapan terjaga, tapi diluar...............................liar abis, banyak melakukan yang dilarang agama( Allahumma Ya Allah,ampunilah dosa-dosa kami) Duh, jadi tambah takut, soalnya kita pengennya bisa nolong mereka kalo mereka udah ga ada dipanggil ALLAH, do`a kita tertolak terus ga ngaruh karena kita bukan anak sholeh, kan 1 dari 3 amal yang akan terus menyertai manusia yang meninggal adalah do`a anak sholeh....trus kita ga bias melakukan advokasi ke ALLAH supaya orang tua yang

17

diputuskan masuk neraka (jangan sampe!!!!naudzubiLLAH) biar masuk surga, cuma karena kita bukan anak sholeh...gimana mo nolong orang tua...kita sendiri aja butuh ditolong dan buat masuk surga aja susah, karena kita belum sholeh...

SIGMA-ers sholeh/ah bukan cuma asal jadi anak baek, hormat, banyak melakuin kebaikan...intinya sholeh itu adalah deket sama ALLAH. deket sama ALLAH!!! duuuh, banyak dosanya gini gimana mo deket. ALLAHUMAGHFILII SHOGHIRO Ya ALLAH, ampunilan dosa-dosa hamba dan dosa kedua orang tua hamba, dan sayangilah berilah rahmat pada mereka, sebagaimana mereka menyayangi, mendidik kami dari semenjak kami kecil... Sigma-ers mumpung ramadhan nih, mudah-mudahan kita bisa jadi tambah sholeh dan ga'sedikitpun mengecewakan do`a dan harapan ortu kita......Eemmm minimal gitu yang akhwatnya bantu-bantu ibu buat kolak buat hris,cuci piring,masak (emang akhwat 2001 bisa??? -itu kata mucin loh!!!- ) So guys ni hari ke delapan ramadhan......seberapa meningkatnyakah amal kita menuju derajat anak yang sholeh??? WALIWALIDAYYA WARHAMHUMMA KAMAA RABBAYANI

18

Re: [sigma_01] [ jelang ramadhan bermakna] walkthrough Selasa, 19 Oktober, 2004 02:35 Dari: "mohamad haris" rumi_402002@yahoo.com Kepada: sigma_01@yahoogroups.com frens, suka maen gem ? pasti familier dong dengan yang namanya walkthrough (sebenernya secara pasti hris ga ngerti baru sekarang tau,mucin mungkin lebih ngerti.). Ktanya sih, Intinya berisi petunjuk2, cheat, skenario, jalur cerita, mana-mana yang harus dilalui dan dilakukan dalam gem tsb (sorry kalo salah). Kan, kalo pake w-thru, nge-gem jadi gampang n bisa nyelesein gem dan menang dengan waktu relatif cepat (karena ada petunjuknya)... Udah bisa nebak kemana arah pembicaraan kali ini ? Ok, ini dia : kalo buat gem aja kita bela2in nge-net berjam-jam bahkan berhari-hari, kenapa ga kita coba buat nyari walkthru hidup kita...yaaa, biar hidup lebih terarah, ringan, mudah, dan selese dengan sebuah kemenangan. Sebenernya sih ga perlu dicari jauh-jauh (skali-kali nge-net mungkin perlu) walkthru-nya udah ada dari 14 abad yang lalu, masih sama lagi...cuman saking deketnya kita malah ga kerasa kalo itu penting... Naaah, sediain deh sedikit waktu, dikiiiit aja kalo ente-ente pade ngaku orang sibuk buat buka-buka tuh walkthru...bentaaaar aja...tapi insya ALLAH perjalanan hidup kita jadi lebih terarah dan kita bakalan jadi pemenang... gimana ? oke ya! ambil qur`an, baca, fahami, pake deh jadi walkthrough (diamalkan-pen)...ayo kebetulan dah masuk ramadhan... SELAMAT MENYELESAIKAN GEM KEHIDUPAN !!! (emang kata

RasuluLLAH juga hidup itu cuma permainan dan senda gurau doang, hidup yang benernya yaaa diakhirat entar)...Ayooo, pake walkthru yang sama kita lihat siapa di antara kita yang menang nantinya.....

19

Re: [sigma_01] [ jelang ramadhan bermakna]riadhah (latihan) diri Kamis, 14 Oktober, 2004 05:05 Dari: "mohamad haris" rumi_402002@yahoo.com Kepada: sigma_01@yahoogroups.com ga tau kenapa hris ter-inspirasi oleh kata testimonial...mungkin karena pengaruh seringnya hris melihat temens buka2 friendster.... kalo di-FS( singkatan friendster), ga seru kalo ga dapet testi dari temen2 yang laen, sampe ng-invite-invite plus ancaman segala buat kasi kita testi (he..he..). Sekarang kita lanjutin,bukan testi yang itu yang saya maksud...hris ngebayangin kalo yang testi buat kita itu, seluruh anggota badan kita saat ditanya oleh ALLAH...serem ya..semuanya ga bakalan boong... Mr. Mata bilang : dulu mata ini sering dipake buat liat ini dan itu Tuan Telinga bilang : dulu telinga ini sering dipake buat enni dan entu Sdr. Tangan, Cak Kaki, Gus Hidung, Mr. Lidah. Dan seluruh anggota badan kita akan memberikan testimonialnya...bisa dibayangin ga ramenya..dan bisa dibayangin betapa takutnya kita saat itu...pengennya sih ngebungkan seluruh anggota tubuh kita biar ga ngasih laporan...KAGAK BISA!!! duh, udah dipake apa aja ya tubuh ini...mudah-mudahan semuanya buat kebaikan dan buat yang diperbolehkan aja sama ALLAH...asli jadi takut nich! So temen-temen hris cuma ngingetin lagi mari jadikan ramadhan kali ini sebagai ramadhan yang bisa ngebungkem anggota tubuh ini dari bicara dosa-dosa dihadapan Allah nanti. Sekali lagi dihadapan Allah loh!!! Mudah-mudahan jika kita bisa manfaatkan ramadhan kali ini dengan zikir,banyak baca qur'an, berinfaq, denger kajian ilmu islam, berdiri untuk tarawih, bantu ortu bikin kolak buat hris dll maka insya Allah anggota tubuh kita kelak kan beri testimonial "Ya Allah sesungguhnya fulan bin flan temennya hris yang imut itu loh telah mempergunakan kami untuk membaca kitabMU,berderma,berbuat baik untuk ridhoMU,......"

20

Allahumaghfirlana ... Ya Allah ampunilah dosa2 kami dibulan suci ini.Amin.....

Re: [sigma_01] [ jelang ramadhan bermakna] zamannya poling diramadhan Rabu, 13 Oktober, 2004 07:03 Dari: "mohamad haris" rumi_402002@yahoo.com Kepada:sigma_01@yahoogroups.com Dan...Indonesia pertama....!!!! masih inget gak tuh, hris ga nonton sih soalnya lagi ada apa gitu - lupa - (tapi eh, ada siaran ulangnya...) bukan itu yang mo hris bicarain, hris cuma ngebayangin kalo kita bisa masuk surga pake sistem polling kaya gitu (SMS dan Premium Call), enak kali ya tinggal minta teman-teman, sodara-sodara, tetangga, siapapun, buat ngirim sms : ketik <surga> spasi <hris> nah yang paling banyak, itu yang duluan masuk surga......eh, pasti ga mungkin...masuk surga ga se-instans tayangan-tayangan reality show kya' Indonesian idol,AFI ataupun KDI......susah.....godaannya banyak.....ya harta lah, hati lah, kuliah lah, kerja lah, istri lah. suami lah tapi, ada cara laen kaya'nye...berbuat baek banyak-banyak sama banyak orang, ntar orang-orang itu doain kita, mengalir deh doanya kaya sms tadi dan insya ALLAH dikabulkan ALLAH...istilah kerennya katanya sih amal jariyah...nyang termasuk tiga hal yang ga bakalan putus meski kita udah meninggal (dua lainnya ilmu bermanfaat dan anaknya sholeh...) Apalagi dibulan ramadhan ini yang cuma kasi minum orang yang berbuka puasa aja walaupun itu cuma air putih ganjarannye ampe pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahalanya. Wah....wah...wah...apalagi klo minumannya itu dingin,berwarna, bersoda. Gmana sanggup??? eit gak cukup dan semudah itu, pembukaannya hrus da blackforest....intinya hrus da sate.....dan penutupnya memilih......Joe...untuk menjadi Indonesian Idol yang

21

hrus da puding dan ice cream (inilah yang disebut bentuk penjajahan gaya baru he..he..he...) udah ah cape...tapi hris yakin bidadari di surga lagi nunggu para IDOLA-nya....ya kita-kita ini...(terutama hris ---insya Allah---) mereka selalu berdoa biar dapat "kita" yang baek, imut dan sholeh/ah.......(hris banget sih) dan ALLAH memilih...hris si hamba ALLAH...sebagai "salah satu" penghuni surga (duh, mudah-mudahan bener)....cuma salah satu lho...sisanya insya ALLAH ente-ente pade...ketemuan dah kita disana...kongkow-kongkow berpahala.....Ok!!! So....persiapkan diri diramadhan ini hingga kita bisa bangun kavling khusus SIGMA disyurga nanti yang tentunya tetap hris sebagai moderatornya ,gmana ada yang somasi??? ---------Ayo siapa selanjutnya yang tausiah, apa perlu ditunjuk neh ?-----

22

[ jelang ramadhan bermakna] suatu risalah pembuka Sabtu, 9 Oktober, 2004 21:02 Dari: "mohamad haris" rumi_402002@yahoo.com Kepada:sigma_01@yahoogroups.com Assalamu'alaikum Wr.Wb Tausiah perdana menjelang ramadhan, izinkan ane sedikit cuap-cuap tentang romantika ramadhan. Akhi...masihkah kita ingat ramadhan kita terdahulu? kata teman sih pada setiap orang minimal sekali dalam hidupnya ada ramadhan yang tidak dapat kita lupakan maknanya dan sangat berbekas dihati. Mungkin pertama kali mengenal dakwah ini, mungkin pertama kali pakai hijab, atau ramadhan pertama bersama istri tercinta. Bagaimanapun ramadhan selalu memberi warna yang berbeda dalam hidup. Yang ane inget ramadhan itu membentuk orang-orang bertaqwa? bener gak sih? nah coba-coba jadi ustadz coba nte semua buka permulaan Al-Qur'an (Al-Baqarah) disitu terlihat kriteria orang2 yang bertaqwa. (1). Bulan ramadhan harus membentuk muslim yang percaya pada yang gaib (2). bulan ramadhan harus membentuk muslim yang senantiasa mendirikan shalat (3). Bulan ramadhan harus membentuk muslim yang senantiasa berderma (4) Bulan ramadhan harus membentuk generasi qur'ani (5) Bulan ramadhan harus membentuk muslim yang berorientasi masa depan yaitu untuk akhiratnya. So.....konsekwensinya apa?.Ana ada sedikt trik nih, diramadhan itu kita hrus punya targettarget untuk ditembak. So pasti targetnya adalah kriteria orang-orang yang bertaqwa tadi. Jadi, maka, demikian, seharusnya, dengan begitu kita hrus memperbanyak shalat ( duha,tarawih,sunah qobla - ba'da shalat,dll) kita harus memperbanyak derma (derma uang, ilmu, senyum bahkan hati) kita harus berani mengatakan tidak pada tanyangantayangan gaib perusak aqidah, kita harus PDKT lebih intensif ke Al-Qur'an melalui tilawah,tadabur,dll - ada yang siap untuk tafsir? - dan kita hrus bermujahadah diri bahwa kemerdekaan adalah melepas diri dari hawa-adam nafsu, egois, tamak, takut dll untuk menyongsong bertemu wajah Allah di Akhirat nanti.

23

Ya Allah jadikanlah ramadhan ini sebagai ramadhan yang dapat membawa kami bersamasama dalam sorgamu kelak.Amin.

4 episode penyesalan
Fren… lagi ikut latah nonton sinetron nih, kebiasaan emak-emak, munajat cinta. Lumayanlah isinya tetapi yang bikin ketagihan itu loh…humairoh, cantiknya dunia akhirat jendral..!! ( Amin ) Klo dibilang sih udah lulus ujian standarisasi mucin. Whatever, sinetron tetaplah sinetron, capek nungguin episode per episode, sambung menyambung menjadi satu seperti lagu wajib nasional. Mudah-mudahan nasibnya gak seperti tersanjung dari jilid 1 ampe 6. Yup fren, berbicara tentang episode jadi ingat taujih murobbi. Beliau mengangkat 4 episode penyesalan manusia yang hal itu sia-sia dimata Allah SWT. Ternyata Al-Qur’an merekam episode-episode mengharukan tersebut dalam bingkai “agar kamu dapat mengambil pelajaran “. Mungkin waktu kita berbicara gue nyesel nih kenape dulu ngak ambil tawaran kerja disana aja atau nyesel kenape ngak ngelamar si “dia “ sekarang jadi terlanjur diambil orang dah, kita masih punya alternative-alternatif jawaban yang bakal kita jadiin jalan keluar. Mungkin bisa dibilang penyesalan yang itu kita bisa bangkit untuk memperbaiki kesalahan yang telah dibuat. Tapi ada loh penyesalan yang kekal sekekal kekalnya. Ini dia ceritanya…selamat menyaksikan ! Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu. ( QS. Al Qiyaamah: 34-35 ) Note : Kutukan terhadap orang kafir ini diulang-ulang sampai empat kali: pertama di saat ia akan mati, kedua ketika ia dalam kubur, ketiga pada waktu hari berbangkit dan keempat dalam neraka jahannam Episode pertama penyesalan dimulai dari setting suasana sakratul maut ( camera stanby..! siap..action ! ). Ingat kisah Fir’aun nyelem dilaut..? die sebenernye udah mengakui kekuasaan Allah tuh, tapi itu die tobatnya udah gak aci, udah terlanjur ngeliat azab Allah SWT jadi penyesalan yang sia-sia. Firman Allah SWT : “ Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu

24

telah hampir tenggelam berkatalah dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah). Apakah sekarang (baru kamu percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.” ( QS. Yunus : 90-92 ). Episode ini ditutup oleh adegan : “ Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan ( QS.Al-Qiyamah :26 ) “ disaat itulah takdir husnul khotimah dan suul khotimah tereksekusi dengan “kun”-NYA Episode ke-2 berlatar belakang alam barzah. Cin cepet ganti kostum..yang warna putih, jangan lupa ikatannya yang kenceng ya !? ( He..he..) "…Nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar." (at-Taubah: 101) Disinilah tempat transit yang menentukan ada penggambaran dapet syurga atau neraka kelak. Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya apabila seorang di antara kamu sekalian mati akan diperlihatkan tempatnya setiap pagi dan sore. Jika ia termasuk ahli surga, maka akan diperlihatkan surga, kalau termasuk ahli neraka, maka akan diperlihatkan neraka, lalu dikatakan: Inilah tempatmu nanti bila Allah telah membangkitkanmu di hari kiamat. (Shahih Muslim No.5110) Dengan segala pernak perniknya alam ini, amal jariah dijalan Allah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak sholeh bisa menjadi pelita dan amal yang tidak akan terputus didalam kubur. Jadi? Sekedar pengingat : apakah kita telah menjadi anak yang sholeh/ah ? Episode ke-3 berlatar belakang hari berbangkit (kiamat). Episode ini klo dibuat film bakal banyak menelan dana yang tidak bisa diitung dalam penggambarannya. Ini asli bukan cuma animasi. Ada gunung terbang, langit runtuh, bintang jatuh, lautan meluap, mayatmayat pada keluar semua dari kubur dll (pokoknya serem sumua dah). Wah diepisode ini sangat mengharukan bagi dunia kemanusiaan, ikatan persaudaraan dan keluarga putus sudah. Ibu ninggalin anak, istri ninggalin suaminya yang katanya sumpah mati “aku sayang kamu”, ada yang lari dari sahabatnya sendiri yang waktu bikin nama geng berjanji

25

setia bahwa persahabatan kita bagai kepompong. Dan episode inipun ditutup dengan adegan penyesalan kembali yang diabadikan dalam Firman Allah SWT : “…sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata: "Alangkah besarnya penyesalan kami, terhadap kelalaian kami tentang kiamat itu!", sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya. Ingatlah, amat buruklah apa yang mereka pikul itu” ( QS. Al An’aam: 31) “…pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah." (QS. An Naba’:40) Dan akhirnya tibalah kita pada episode terakhir dalam kehidupan. Episode keabadian namanya. Dapet surga atau neraka. Ini yang prinsipil. Jangan sampe warga sigma nanti berada dineraka. Ok? Dengan latar belakang neraka yang penuh dengan azab dari api, nanah, pohon zaqqum yang berduri dan tidak mengeyangkan, darah, air mendidih, dll disodorkan disini. Hizb syaitan bagitu hris mengenalnya dari tanda-tandanya sewaktu didunia. Penyesalan ini tidak nisbi, dengan kata lain sangat mutlak. Dan penyesalan itupun lagi-lagi terucap, walau terucap dengan lirih dan khusuk tapi maaf ini udah ending jendral !! [baca: udah sia-sia] Firman Allah SWT : “Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan." Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.” ( QS Faathir: 37) Semoga bermanfaat. Wallahu ‘alam bishowab [ Jakarta, 28 Desember 2008 ]

26

Selubung hikmah kulit kita
Fren.....dirumah hris punya kebiasaan cubit ade kembar, biar kata mereka sakit tapi hris anggap itu sebuah ungkapan sayang kk terhadap adeknya. Malam ini....ditengah-tengah baca buku ruhiyah yang dipinjemin isti tadi sore kok malah kepikiran tentang masalah kulit ya....mungkin didepan hris memang ada kaca kali ya.....jadi setiap baca separagrap pending dulu bentar buat ngaca barang semenit dua menit. Sekali dua kali sih...terlihat jelas betapa .......imutnya hris. Tapi makin lama kok...kayaknya makin ada yang hilang dari foto 3x4 dirapot SD 10 tahun lalu ya......sejenak berpikir, ah memang dunia selalu berubah kok.....[detik...detik berganti dengan detik....menit pun silih berganti...hari..hari pun terus berganti....bulan-bulan juga terus berganti........semua ini pasti akan musnah...tetapi tidak cintaku padaMU.......-DEWA banget-] tapi tak lama kemudian hris tersentak dengan meraba lebih jauh tentang hikmah kulit ini.... Yup fren....kulit sebagai anugrah Allah terindah difungsikan sebagai indra peraba yang selalu membawa kita mengenal rasa panas...dingin....nyeri...sakit....halus...kasar....bahkan didunia orang-orang paranoid bisa sebagai pendeteksi adanya makhluk ghaib sebangsa.......[tadinya mo ngecak somebody...tapi ...astaghfirullah....ampuni hamba ya..Allah]. Hris jadi teringat ma ayat Al-Qur’an disurat An Nissa: 56 yang isinye..... “Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” Waduh fren…itulah mungkin hikmah adzab Allah dineraka kan dirasakan “kekal” dalam konteks disetiap saat, disetiap waktu. Kenapa? Karena kan kita tau bahwa fungsi kulit itu sebagai indra perasa….nah nanti klo tiap kali kita dibakar ampe angus dineraka lalu kulit kita diganti tiap waktu itu juga…..otomatis kita kan selalu merasakan adzab yang pedih itu….[kita….??? Naudzubillah min dzalik]

27

So fren…mari kita rawat kulit ini dengan amal shalih kita untuk selalu mematuhi ayat-ayat Allah….jangan ada cuma ada air lagi kata sangat tidak mengindahkan buat ayat-ayatnya…..introspeksi kekulit kepala untuk diri….dineraka nanti tidak akan ada DOVE yang seperempatnya moisturizing cream, yang yang mendidih disiram menghancurkannya…..Wallahu alam bishowab

Kesabaran sang tanah lempung

Ada dialog pledoi antara iblis yang diciptakan dari api dan adam yang diciptakan dari tanah. Iblis dengan argument unsur penciptaan, menganggap ia lebih mulia dari adam. Firman Allah SWT : Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah." ( Ash-Shaad:76 ) Padahal dengan tadabur seadanya, saya melihat ada karakter kesabaran dari tanah itu sendiri. Tanah membumi dan tempat ilmu pengetahuan. Tanah membumi, dalam bahasa saya tawadhu. Tanah nrimo apa saja yang diberi langit, baik itu sinar mentari, hujan bahkan penetral keangkuhan petir. Tanah tempatnya dibawah, selalu diinjak-injak, tempat sampah. Sampai-sampai klo ada gundukan tanah dalam luas 1x2 meter maka psikologi orang akan merinding ketakutan karena selalu berkonotasi itu adalah kuburan. Sama seperti keadaan saya, menerima apa saja dalam kisah samaa waati wal ardhi. Apa saja dari dia, dari moody-nya sampai ngambek gak jelasnya diterima dengan lapang. Mengapa dari dulu selalu begini..selalu aja ada kalimat kesal,sedih,prasangka dalam bahasa komunikasi antara langit dan bumi. Mungkin karena memang langit selalu dihijab oleh awan sehingga banyak rahasia bintang yang tidak dibuka seluruhnya dan berlabel “maaf terlalu pribadi” kepada tanah lempung dibumi, baik itu dalam hal Al- i’tiqadi (keyakinannya), fikriyah (pemikirannya), As-Syuuri (perasaannya) dan As Suluki (tingkah lakunya) dalam bingkai “hubb” cahaya yang diberinya kebumi. Udah ah curhatnya. Ok! Mulai lagi bertadabur. Tanah tempat ilmu pengetahuan. Dalam bahasa saya, bumi merupakan wasilah proses reaksi yang sangat besar ( baca:reaktor). Pantas saja Allah mengajarkan adam ilmu pengetahuan setelah diciptakan. Firman Allah SWT :

28

“ Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!" Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” ( Al-Baqarah:31-32 ) Klo kita tanam ini akan tumbuh ini, klo kita tanam itu akan tumbuh itu, tapi klo kita tanam ½ dari ini ditambah ½ dari itu hasilnya bagaimana ya? Nah tanahlah medianya yang akan menjawab hasil dari pertanyaan tersebut. Belum lagi segala ukuran yang berbau kompleks dari ini,itu, yang disana, yang disini, klo dijadikan satu jadi apa ya?. Firman Allah SWT : “ Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir” ( Ar-Ra’du:4 ). Atau dalam ranah sisi karakter, manusia bisa jadi baik atau jahat karena memang dari fitrah unsur penciptaan itu sendiri dari tanah yang berprinsip ”apa yang kamu tanam itulah yang kamu tuai”. Dalam bahasa Qur’annya “maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya “ ( Asy-Syam: 8-10 ). Tentang api? Saya sebenarnya ingin membedah ini, tapi karena kembar sudah bak sabar ingin mengajak becanda kknya ini lagi maka Insya Allah akan saya lanjutkan dipertemuan selanjutnya. Billahi taufik. Wassalamu’alaikum Wr.Wb

29

SERING KALI KITA BERLAKU TIDAK SOPAN DI HADAPAN ALLAH SWT

Seringkali kita dihadapkan dengan ketidaksopanan kita dihadapan Allah dengan meminta lebih terhadap apa yang ada dikita, kita ingin lebih pintar, lebih tampan, lebih tinggi, lebih dihormati dan lebih-lebih lainnya. Ditambah sering terbesitnya perasaaan kecewa terhadap Allah jika yang ingin kita miliki itu tidak “sekufu” dengan kondisi kita sekarang ini dan akhirnya kita bergumam, “Ya Allah andaikan sekiranya aku dilahirkan lebih….” Yup…itulah yang dinamakan penyakit tidak puas terhadap apa yang ada (qonaah). Klo sudah seperti ini kita diingatkan dengan kondisi watak / karakter orang yahudi yang sering kali meminta lebih terhadap apa yang diberikan Allah kepada mereka seperti contohnya pada surat Al-Baqarah:61 yaitu mereka meminta lebih dari manna dan salwa “Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya"….. Padahal apa yang sering kita tidak puas-i itu merupakan hal yang tidak prinsipil (lho kok?) Iya, tidak puas terhadap wajah yang buruk dan postur yang tidak ideal? Toh nantinya akan usang dimakan waktu. Cantik atau tidak cantik toh nanti diumur 60 tahunan akan sama semua. Mana ada sih yang waras dengan mengatakan ada nenek-nenek yang cantik. Malah dengan kelebihan cantik-ganteng menjadi cobaan besar bagi mereka. Mereka jatuh di lembah hitam selebritis. Jarang dari mereka yang berakhir seperti Mus’ab bin Umair atau tahan seperti cobaan Nabi “terganteng” Yusuf. Tidak puas terhadap harta? Toh nantinya kita kan pulang kepada Allah hanya dengan membawa kain kafan, tidak lebih. Tidak puas terhadap kedudukan? Toh orang2 yang

30

diberikan kedudukan banyak yang berakhir tragis seperti namrud dan fir’aun sampai Hitler dan Mussolini. Jarang dari mereka yang berakhir seperti Umar bin Abdul Aziz dan Shalahudin Al-Ayyubi. Lalu apa yang prinsipil? Pahala! Dalam hal ini kita harus tidak puas (berlomba lomba dalam kebaikan). Al-Muthaffifin: 22-26 Allah menjelaskan bahwa untuk syurgalah orangorang yang beriman patut berlomba-lomba (baca:tidak puas). Pahala gak usang, dapat berwujud teman yang ganteng dialam kubur dan berbuah bidadari dialam akhirat. Sehingga ada slogan kecil didunia para sufi, “ Yang fana (akan hilang) betapapun banyaknya tidak akan dapat disamakan dengan yang baqa (kekal) walau itu sedikit” Jadi tunggu apa lagi…kavling syurga menanti. Ada yang dibayar harus dengan nyawa dan dan darah ( ruh-ruh pejuang badar hingga palestin) dan ada yang dibayar dengan harta ( hijrah Abdurrahman bin Auf hingga infaq-infaq dalam dakwah). Yang paling penting disini adalah teramat mahal tetes air mata orang-orang muslim itu jatuh hanya untuk menangisi apa yang tidak dapat didapatkannya didunia, sedangkan hal yang ditangisi itu tidak ubahnya seperti fatamorgana di tengah gurun pasir. Wallahu ‘alam bishowab (rumi_q3@yahoo.com)

31

Syakhsiyah Rijalud Da’wah

Pembicara

: Ust. Habibullah

Diresumekan kembali oleh: Mohamad Haris (Rohis SMUN 3)

Kondisi dakwah di Indonesia saat ini telah berkembang dengan pesat. Masyarakat kini tidak lagi takut dan antipati terhadap seruan dakwah para dai. Untuk itu keadaan tersebut bukan hanya dilihat sebagai peluang dakwah tetapi dilihat sebagai tantangan dakwah. Mengapa? Karena dengan istilah itulah kita harusnya terpecut lebih keras lagi untuk lebih fokus dan fokus dalam membuat strategi dakwah yang muntijah. Sebagaimana kita tahu dalam fikih dakwah, bahwa salah satu anaashir ad-dakwah (unsur-unsur dakwah) adalah adanya jundiyah/kader/SDM. Suatu pergerakan dakwah tidak akan terealisasi nilai-nilai risalah yang diusungnya jikalau tidak diperhatikan karakteristik anggota yang berjuang bersamanya. Treatment SDM ini menjadi 50 % masalah dalam sebuah jamaah yang harus ditangani secara baik, karena dari grand desain dakwah yang telah dihasilkan, lalu terwujud dalam berbagai bentuk program dakwah sangatlah diperlukan antisipasi SDM untuk menjalankan program tersebut. Profil SDM dakwah ini telah banyak di terangkan dalam Al-Qur’an seperti tidak lemah, lesu karena bencana yang menimpa mereka dan tidak pula menyerah kepada musuh (QS. 3:146). Ada tuntutan bahwa kader dakwah itu harus ahli dalam berbagai bidang. Kafaahnya (keahliannya) harus dalam berbagai aspek diasah agar dimana saja dia berada disitu dia tidak rendah diri untuk menyebarkan dakwah. Hal ini tidaklah terlalu benar dan tidak juga salah. Tetapi harusnya kita lebih realistis, bahwa dai juga manusia yang mempunyai keunggulan lebih disatu sisi dan kelemahan disisi lain sehingga tidak mungkin menjadikan ikhwah dakwah semuanya menjadi ikhwahsuper dalam keuniversalan aspek kehidupan. Yang penting disini adalah menumbuhkan terlebih dahulu hakikat pemahaman, mengapa mereka diharuskan tidak boleh rendah diri dalam dakwah ini. Pemahaman itu adalah pemahaman bahwa keimanan adalah nilai dasar bagi profil SDM dakwah, pemahaman bahwa tujuan berjuang dalam dakwah adalah bagaimana

32

penegakan agama dapat terealisasi, pemahaman bahwa takwa adalah sebaik-baik bekal dalam berjuang. Sehingga dalam membangun profil kader dakwah, hendaklah diutamakan terlebih dahulu pembangunan maknawiyahnya berupa iman dan takwa, baru kemudian membangun spesialisasi. Mengapa demikian ? karena memang itulah profil SDM dakwah seharusnya, yang digariskan Allah SWT apabila ingin menang (QS.24:52 dan QS. 3:139). Rumusnya disini adalah kader dakwah yang beriman pasti unggul, mengapa? Karena kader2 berkepribadian iman dan taqwa akan selalu ingat kepada kematian sehingga ia bertanggung jawab terhadap umurnya.

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman (Al-Imran :139)

Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang- orang yang mendapat kemenangan (QS.An-Nuur:52) Ingat kepada kematian inilah yang membuat mereka tidak takut terhadap kematian itu sendiri, yang penting bagi mereka adalah membuat seni kematian mereka. Kematian yang membuat Allah SWT ridho terhadap mereka, karena itulah hakikat kemenangan sesungguhnya. Apabila kader dakwah berprofil seperti ini, maka yang terjadi adalah semangat pejuang-pejuang badar lahir kembali kedunia. Semangat tiga ribu pasukan yang tak gentar melawan 200 ribu pasukan romawi disalah satu peperangan dizaman itu. Bahkan nilai itulah yang membuat dakwah para sahabat menjadi mudah tersebar kepenjuru dunia yang tidak hanya dengan perang tetapi juga dengan akhlaq yang mulia sebagai buah manis dari iman dan taqwa tersebut. Sebagaimana terjadi dalam pemfutuhan Andalusia yang disebabkan oleh undangan rakyat Andalusia sendiri yang

33

lebih senang terhadap pemerintahan Islam daripada pemerintahan bangsanya sendiri yang notabene beragama sama. Wabillahi taufik.

34

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->