Sei sulla pagina 1di 36

DERMATITIS ATOPIK &

DERMATITIS NUMULARIS

Dr. Nopriyati, Sp.KK


Bagian/Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin
FK UNSRI/RSUP Dr. M. Hoesin Palembang
2015

DERMATITIS ATOPIK (DA)


Definisi:
Peradangan kulit spesifik
Lesi eksematosa

Sifat kronik residif


Masa anak awal
Sering pada anak dg riwayat alergi
saluran napas dan/atau riwayat atopik
dalam keluarga
Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Lesi akut DA: gatal, eritem, papul


ekskoriasi dengan eksudat serosa
ekstensif
Ekskoriasi & trauma berulang lesi
kronik
Lesi kronik: likenifikasi & papul fibrotik
Predileksi:
usia 2 thn: fleksor antekubital & popliteal
bayi: kulit kepala berambut, wajah, ekstensor
ekstremitas
Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Etiologi & Patogenesis DA


belum diketahui
diduga -- hasil interaksi kompleks faktor genetik,
imunologik, farmakologik & lingkungan
riwayat atopi pada keluarga 70% penderita
Hipotesis:
ketidakseimbangan sitokin dihasilkan sub populasi sel
T helper (Th)
sekresi sitokin (IL-4 & IL-5) dihasilkan sel Th-2
Peran IL-4: induksi sekresi IgE, menghambat
produksi IFN-y, diferensiasi sel Th-1
produksi IFN-y Imunitas seluler pada DA
Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Etiologi & Patogenesis DA

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Etiologi & Patogenesis PA


Permukaan sel Langerhans
Antigen

Molekul IgE
diferensiasi

Sel Th-2
Sitokin: IL-3, IL-4, IL-5, IL-10, IL-13

Proses peradangan

IgE-mediated delayed type hipersensitivity


stimulasi mastosit mastosit +
IgE Rx hipersensitivitas tipe
cepat

sekresi histamin & mediator


molekul adhesi menarik sel
radang eosinofil fase lambat
dari hipersensitivitas tipe I

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Patogenesis DA berdasarkan durasi lesi kulit

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Sawar kulit fisiologis


stratum korneum sawar utama
melindungi kehilangan cairan & difusi
berbagai bahan melalui kulit
Biotransformasi stratum granulosum
stratum korneum: kadar fosfolipid &
seramid .
Seramid berperan pada sawar stratum
korneum karena berfungsi menahan air

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Gangguan fungsi sawar


epidermal pada DA
Kekeringan kulit pd DA TEWL (kegagalan
fungsi sawar stratum korneum
Kulit >> rapuh & mudah fissura tempat
masuk alergen, iritan & patogen kulit

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Faktor Pencetus DA
Infeksi/miroorganisme: bakteri (S.
Aureus), jamur (M. Furfur), virus
(moluskum, kutil, herpes simpleks)
Stres, garukan siklus gatal-garuk,
keringat, serosis
Aeroalergen
Makanan
Iklim
Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Gejala klinis
Kriteria mayor:
gatal
Lesi pada wajah dan ekstensor pada infant
dan anak-anak
Lesi pada fleksor pada dewasa
Dermatitis kronik dan hilang timbul
Personal atau riwayat keluarga penyakit atopi

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Kriteria minor:

Xerosis
Infeksi kulit
Dermatitis pada tangan dan kaki
Ikhtiosis, hiperlinier palmar, keratosis pilaris
Pitiriasis alba
Nipple dermatitis
White dermatograpism
Katarak subkapsular, keratokonus

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

IgE total serum tinggi


Tes uji tusuk +
Awitan pada usia dini
Dennie Morgan infra orbital folds, orbital darkening
Eritema fasial atau pucat

Perifollicular accentuation
Dipengaruhi faktor lingkungan dan emosi.

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Diagnosis & diagnosis banding


Gambaran mayor DA:
gatal & dermatitis eksematosa kronis atau berulang
morfologi dan distribusi yang khas.
alergi eksogen atau peningkatan IgE

Diagnosis banding utama:

Dermatitis seboroik
Dermatitis kontak (iritan/alergi)
Psoriasis
Iktiosis vulgaris
Skabies
Keratosis pilaris familial
Dermatofitosis

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Diagnosis banding tambahan


Dermatitis numularis
Liken simpleks kronikus
Asteatotik eczema
Impetigo
Erupsi obat
Perioral dermatitis
Pitiriasis alba
Kelainan fotosensitifitas
Dermatitis moluskum
Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Diagnosis banding pada dewasa yang


jarang:
CTCL (mikosis fungoides/sindroma Sezary)
Dermatitis herpetiformis
Pemfigus foliaseus
Graft versus host disease
Dermatomiositis
Lupus eritematosus

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Diagnosis banding pada bayi & anak


yang jarang:
Sindroma Nethertons
Defisiensi zinc
Piridoksin (vitamin B6) dan niasin
Feniketonuria
Sindroma Wiskot-Aldrich
Sindroma hyper IgE
Sindroma Omenn
Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Pemeriksaan penunjang
Lab:
kadar serum IgE
hitung eosinofil total
kadar serum protein eosinofil kationik
protein X eosinofil urin
hitung jenis darah tepi

Biopsi kulit

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Penatalaksanaan
Terapi topikal
Hidrasi kulit: pelembab bentuk lotion, krim atau
salep.
Glukokortikoid topikal DA eksaserbasi akut.
glukokortikoid potensi lemah wajah, genital &
lipatan, glukokortikoid potensi lemah.
Imunomodulator topikal
Salep takrolimus 0,03% (anak) dan 0,1% (dewasa).
Cara kerja: mengganggu aktivasi sel T, sel
Langerhans, sel mast, dan keratinosit. Tidak
menimbulkan atrofi aman u wajah & kelopak mata
Krim pimekrolimus (elidel)1% 2 kali sehari.
Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Terapi untuk identifikasi faktor


pencetus
Umum
Hindari faktor pencetus: deterjen, rokok, pakaian yang
merangsang, temperatur & kelembaban yang tinggi.

Pruritus
antihistamin seperti hidroksizin, cetirizin, atau
difenhidramin.
Doxepin hidroklorid, 2 efek: antidepresan trisiklik &
efek menghambat reseptor histamin H1 & H2 (dosis
10 75 mg/hari/oral malam hari atau pada dewasa
dosis dapat ditingkatkan).

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Stres emosional
Relaksasi, terapi tingkah-laku, atau biofeedback

Preparat tar
anti pruritus, anti inflamasi & potensi glukokortikoid
topikal maintenance DA

Fototerapi
Narrow band UV-B (311 nm), UV-A (340-400 nm) &
kombinasi UVA-B.
UV-B imunosupresif fungsi Langerhans APC &
produksi sitokin keratinosit.
UV-A DA berat & luas.
Efek samping jangka pendek: eritema, nyeri, gatal,
dan pigmentasi.
Efek jangka panjang: penuaan kulit dini dan
keganasan kulit.
Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Terapi sistemik
Glukokortikoid sistemik
Pemberian steroid waktu singkat kasus DA dengan
eksaserbasi akut, dosis diturunkan perlahan.

Siklosporin
DA berat & resisten terhadap terapi konvensional.
Diberikan dalam waktu singkat, dosis 5 mg/kgBB.

Antimetabolit
mikofenolat mofetil 2 gr/hari monoterapi DA
resisten terhadap terapi lain.
metotreksat

imunoterapi alergen, interferon- & interferon-,


extracorporeal photopheresis
Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Prognosis
Remisi spontan setelah usia 5 tahun pada
40-60% penderita DA sejak bayi.

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

DERMATITIS NUMULARIS
Dermatitis numularis (DN) discoid
eczema:
gambaran lesi seperti uang logam atau
lonjong, batas tegas

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Epidemiologi
paling sering usia 55 65 tahun, 15 25
tahun
>
jarang anakanak, < 1 tahun
angka kejadian >> sesuai pertambahan
usia.

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Etiologi dan patogenesis


penyebab belum diketahui pasti
beberapa faktor diduga berperan:
infeksi stafilokokus melalui mekanisme
hipersensitivitas.
Riwayat atopi pada anak
Bahan wol, sabun, air
Obat topikal
Stres emosional
Alkohol
Obat sistemik: emas, metildopa, streptomisin
isoniasid dan isotretinoin amalgam
Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Gambaran klinis
stadium akut:
papula dan vesikel >> bersatu atau meluas
ke samping lesi uang logam merah &
diskret
ukuran > 10 cm jarang ditemukan
bagian tengah lesi menyembuh menyerupai
infeksi jamur superfisialis
eksudasi, edema, krusta
stadium lanjut:
skuama dan likenifikasi
rasa gatal, kadang rasa terbakar
Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Predileksi:
tungkai
lengan termasuk punggung tangan dan tubuh
paling sering anggota gerak bawah
Jumlah satu atau beberapa buah
lesi dapat bertahan beberapa lama timbul
kembali di tempat yang sama.

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Pemeriksaan laboratorium
Tidak ada kecuali bila underlying disease (+)

Diagnosis banding
semua lesi eritematosa anular + skuama & erosi pada
kulit yang kering
infeksi jamur,
impetigo
dermatitis kontak alergi
dermatitis atopik.

Dermatitis atopik, 15 November 2014, Bag/Dep IKKK FK UNSRI/RSUPMH Plg

Pengobatan
Hidrasi kulit dengan pemberian pelembab. Hindari
bahan wol.
Topikal: kortikosteroid, takrolimus & pimekrolimus.
Antibiotik sistemik infeksi sekunder.
Antihistamin rasa gatal
Dermatitis numularis berat pertimbangkan steroid
dalam jangka waktu pendek.

Prognosis
DN cenderung bertahan selama beberapa
waktu dan kambuh kembali.